World Super Bike
SOSOK Penting di Ajang WSBK Mandalika 2021, Safety Car: Mata Bagi Race Direction
Melihat tugas penting dari Safety Car di ajang WSBK Mandalika 2021, selalu mengawasi keselamatan setiap pembalap
Penulis: I Putu Juniadhy Eka Putra | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, MANDALIKA – Balapan motor World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika telah sukses diselenggarakan.
Pada setiap balapan WSBK dan ajang balapan lainnya selalu ada petugas yang wajib berlalulang yakni petugas Safety Car.
Pada gelaran WSBK Mandalika 2021 kemarin, terdapat safety car yang selalu mengawasi keselamatan setiap pembalap.
Adapun unit kendaraan dari Hyundai yakni i30 Fastback N yang resmi ditunjuk selamat tiga tahun sebagai Safety Car dalam ajang WSBK.
Dilansir Tribun-Bali.com dari Kompas.com pada Senin 21 November 2021 dalam artikel berjdul Cerita Cristian Siso, Seorang Driver Safety Car di Ajang WSBK 2021, salah satu Official Safety Cat Driver WSBK yang bernama Cristian Siso Paris, membagikan sedikit cerita tentang tugasnya menjadi driver safety car.
Baca juga: Sebut Hotel di Lombok Penuh, Anggota DPR Ini Usulkan Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah F1
Tugas Safety Car di WSBK Mandalika
Cristian mengatakan, seorang driver safety car memiliki tugas penting untuk memantau keamanan saat ajang balapan berlangsung.
Ia bersama rekannya akan berkoordinasi dengan race direction untuk memberikan laporan mengenai kondisi sirkuit.
“Kami ibarat mata bagi race direction, Jika terjadi kecelakaan, kami akan langsung memutuskan apakah balapan harus berhenti total karena kecelakaan yang fatal dan berbahaya.
Atau balapan bisa dilanjutkan ketika rider yang kecelakaan sudah berhasil dievakuasi dari lintasan,” ucap Cristian kepada Kompas.com di Mandalika, Minggu 21 November 2021.
Hal Penting Harus Diperhatikan oleh Safety Car
Cristian menuturkan selain tugasnya tersebut, ia harus menginformasikan apabila terdapat oli yang tercecer di lintasan.
Selain itu, ia harus melaporkan apabila kendala cuaca seperti hujan deras yang mengguyur Sirkuit Mandalika.
Saat inspeksi lap pertama selesai, driver safety car tidak akan langsung masuk pit lane, tapi berada di belakang barisan terakhir.
Mobil akan mengikuti jalannya balapan pada lap pertama.
Sebab lap pertama cukup krusial dan bisa terjadi insiden terutama di tikungan.
Baca juga: Piala Juara WSBK, WSSP dan ATC 2021 Mandalika Adalah Buatan Seniman UMKM Bali
Setelah pebalap melewati lap pertama safety car baru masuk ke pit.
Jika kecelakaan parah, maka tim keselamatan termasuk Safety Car dan ambulans akan masuk ke sirkuit untuk mensterilkan lintasan sebelum kembali mulai balapan.
Cristian mengatakan, untuk menjadi driver safety car WSBK seperti dirinya ternyata tidak dibutuhkan lisensi khusus.
“Dalam hal ini tidak dibutuhkan lisensi khusus, saya dan rekan saya memang instruktur pengendara di negara kami,” katanya.
Usulkan Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah F1
Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade mengusulkan kepada pemerintah agar Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) bias menjadi tuan rumah ajang Formula 1 (F1).
Menurut Andre hal tersebut berdasarkan telah suksesnya Sirkuit Mandalika menyelenggarakan ajang World Superbike (WSBK) Mandalika 2021.
Dilansir Tribun-Bali.com dari Kompas.com pada Senin 22 November 2021, Andre menuturkan Sirkuit Mandalika memiliki fasilitas yang mumpuni serta cocok menjadi tuan rumah ajang mobil balap jet tersebut.
"Peluang F1 ini besar, karena fasilitas sirkuit Mandalika yang sudah sesuai untuk F1.
Baca juga: 15 Aksi Manuver TNI AU Jupiter Aerobatik Team Ditampilkan di WSBK Mandalika 2021
Tinggal ditambahkan fasilitas penerangan dan sistem sinyal elektroniknya saja," kata Andre dalam keterangan tertulis, Senin, 22 November 2021.
Menurutnya, usulnya menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah ajang F1 bukanlah sekedar gaya-gayaan apalagi menghamburkan uang semata.
Andre yakin usulannya tersebut akan membuka peluang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Andre juga memberikan contoh dua negara tetangga yang sukses menjadi tuan rumah F1 dan mampu meningkat kesejahteraan masyarakatnya.
“Usulan ini tidak muluk-muluk dan kami rasa layak untuk dipertimbangkan karena akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Malaysia dan Singapura saja bisa, tentu harapan kita semua Indonesia juga bisa,” kata Andre.
Hotel Penuh Wisman
Menurut Politikus Partai Gerindra itu dapat dikatakan sukses, tidak hanya dari sisi penyelenggaraan lombanya tetapi juga berhasil membantu percepatan pemulihan ekonomi di NTB.
"Hotel penuh, wisma penuh dan sampai rumah-rumah penduduk juga dipakai untuk tempat istirahat pengunjung. Belum lagi industri wisata dan UMKM lainnya,” ujar dia.
Ia berharap, kesuksesan menggelar WSBK 2021 dapat berlanjut pada tahun depan ketika Sirkuit Mandalika akan menggelar Moto GP, lomba balap motor yang lebih bergengsi.
"Apalagi kalau sukses menggelar MotoGP Maret 2022 akan semakin mengangkat nama Indonesia di mata dunia.
Memberikan multiplier effect (dampak ekonomi) yang langsung dirasakan warga Lombok dan NTB umumnya," kata Andre.
"Karena itulah, tidak ada salahnya kami mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo Mandalika menggelar Formula 1 tahun 2023 atau di awal 2024," ucap dia.
Baca juga: Toprak Razgatlioglu Juara Dunia, Jonathan Rea Podium 1 di WSBK Mandalika Race 1
Sirkuit Mandalika Penuhi Standar F1
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, Sirkuit Mandalika sudah memenuhi standar untuk menyelenggarakan F1.
"Kuali aspalnya tidak perlu seperti ini, ini sudah melebihi F1, jadi kita perlu perbaikan sana sini saja.
Itu sudah qualified untuk formula 1," kata Luhut, di sirkuit Mandalika, Minggu, 20 November 2021.
Menurut Luhut, pengelola the Mandalika nantinya hanya akan menunggu peluang untuk penyelenggaraan F1 di Sirkuit Mandalika.
"Jadi, kita nanti tinggal melihat peluangnya untuk formula 1," ujar Luhut.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/safety-car-di-wsbk-mandalika-2021-cristian-siso-paris-dan-nicola-cursi.jpg)