Breaking News:

Berita Bali

Terkait Tindak Pidana Skimming, Dua WN Turki Dituntut Tiga Tahun Penjara

Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Turki, Cezmi Yamac (46) dan Osman Ozperk (37) telah dituntut pidana penjara selama tiga tahun oleh Jaksa Penuntut

Line Today
Ilustrasi skimming ATM - Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Turki, Cezmi Yamac (46) dan Osman Ozperk (37) telah dituntut pidana penjara selama tiga tahun oleh Jaksa Penuntut Umum 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Turki, Cezmi Yamac (46) dan Osman Ozperk (37) telah dituntut pidana penjara selama tiga tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kedua terdakwa tersebut dituntut pidana terkait tindak pidana mengakses data nasabah bank secara ilegal atau skimming.

Cezmi dan Osman telah menjalani sidang tuntutan secara daring dengan berkas terpisah di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

"Kedua terdakwa masing-masing dituntut tiga tahun penjara, denda Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan," terang Desi Purnani Adam selaku penasihat hukum kedua terdakwa ditemui di PN Denpasar, Senin, 22 Nopember 2021.

Baca juga: Dua WN Turki Diadili di PN Denpasar Terkait Kejahatan Skimming

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini mengatakan, oleh JPU Anugrah Agung Saputra Faizal kedua terdakwa tersebut dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 30 ayat (2) jo Pasal 46 ayat (2) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke- 1 KUHP. 

Dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, peristiwa ini terungkap berdasarkan laporan yang diterima dua satpam Bank BNI.

Disebutkan dalam laporan, bahwa ada kamera tersembunyi dan alat skimming yang terpasang pada mesin ATM Bank BNI di Warung Bendega di Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar.

Baca juga: Bobol ATM di Seputaran Badung dan Denpasar, Komplotan Skimming Aris Dkk Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Atas informasi itu, kedua satpam itu langsung melakukan pemeriksaan ke lokasi, dan benar ditemukan adanya peralatan berupa deep insert skimmer yang terpasang di mesin ATM tersebut.

Juga kamera tersembunyi yang dimodifikasi menyerupai perangkat mesin ATM yang terpasang pada cover PIN mesin ATM. 

Kemudian keduanya melakukan pemeriksaan kamera CCTV yang terpasang pada ATM.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved