Berita Tabanan

Aset DTW Bedugul Terlalu Lama Mangkrak, DPRD Tabanan Soroti Pengelolaan Aset Tak Maksimal

Salah satunya adalah aset DTW Bedugul di Desa Batunya, Kecamatan Kediri, Tabanan, yang sudah lama mati suri alias mangkrak

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Anggota Banggar DPRD Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani saat memberikan keterangan terkait aset DTW Bedugul Tabanan yang mangkrak. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan menyoroti pengelolaan aset yang tak maksimal.

Salah satunya adalah aset DTW Bedugul di Desa Batunya, Kecamatan Kediri, Tabanan, yang sudah lama mati suri alias mangkrak.

Padahal jika dikelola dengan baik oleh Pemkab Tabanan akan justru bisa menyumbang ke pendapatan daerah.

Anggota Banggar DPRD Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani mengungkapkan, aset DTW Bedugul di Kecamatan Baturiti tersebut sejatinya sudah lama tak dikelola dengan baik sehingga dalam beberapa tahun ini menjadi mangkrak.

Baca juga: Pokok Pikiran Tak Diakomodir, Fraksi Golkar dan Nasdem DPRD Tabanan Tolak Pengesahan RAPBD 2022

Padahal sebelumnya, di lokasi tersebut sudah dibangun kios hingga toilet yang dibangun menggunakan suntikan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada dua tahun lalu.

"Padahal sejatinya aset ini bisa membantu menambah pendapatan daerah Tabanan. Karena aset ini merupakan sumber dari pendapatan kita.

Kita juga punya perusahaan daerah yang bisa memanfaatkan aset tersebut agar berkembang," ungkap Omardani.

Politikus asal Desa Belimbing Kecamatan Pupuan ini melanjutkan, jika dikelola dengan baik akan memberi dampak positif kepada warga lokal di kawasan tersebut mengingat potensi alam yang ditawarkan di sana sangat bagus.

Apalagi dulu, kawasan DTW Bedugul ini merupakan obyek wisata primadona di zamannya.

"Yang begini harus segera kita prioritaskan. Apalagi potensi di sana ( DTW Bedugul) sangat mendukung," tegasnya.

Dia menekankan, pemerintah daerah sudah seharusnya memulai mencarikan investor jika pemerintah tak sanggup mengelolannya langsung. Sehingga, penataan sudah mulai dilakukan.

"Intinya beroperasi dulu lah agar tidak mangkrak seperti itu sehingga muncul kesan membiarkan begitu saja. Kemudian nanti untuk regulasi pendukungnya harus segera dikerjakan oleh eksekutif, bila perlu Desember ini harus sudah ada progres," tegasnya.

Disinggung mengenai potensi yang paling cocok dikembangkan di DTW Bedugul, Omardani menyebutkan wisata air adalah yang paling memungkinkan.

Namun, jika perlu lebih pihak OPD terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata harus melakukan kajian terkait DTW Bedugul yang berlokasi di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti Tababan atau dekat dengan Shortcut III Singaraja-Mengwi.

Baca juga: Tersangka Kasus Narkoba Ajukan Pra-Peradilan, Polres Tabanan Klaim Penangkapan Sudah Sesuai Prosedur

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved