Breaking News:

Berita Denpasar

Tetap Adakan Pelatihan Kerja dengan Prokes, HILLSI Bali Catat Penurunan 7 Ribu Peserta Pelatihan

Tetap Adakan Pelatihan Kerja Dengan Terapkan Prokes, HILLSI Bali Catat Penurunan 7 Ribu Peserta Pelatihan

Tribun Bali/Rizal Fanany
ilustrasi pelatihan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Terdapat penurun jumlah lulusan SMA/SMK di Bali hingga 7 ribu orang yang tidak lanjutkan pelatihan kompetensi selama dua tahun memasuki masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh, Dewan Pengurus Daerah Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (DPD HILLSI) Bali.

Menurutnya hal ini dapat menjadi ancaman, karena lulusan-lulusan ini merupakan embrio sumber daya manusia (SDM) nantinya begitu pandemi berakhir dan ekonomi mulai bergeliat.

Jika tak berbekal kompetensi, dikhawatirkan para calon SDM ini menjadi pengangguran di masa depan karena ketatnya persaingan.

"Penurunan peserta pelatihan tersebut tentunya menjadi PR bersama. Yang mana, para lulusan SMA/SMK tersebut tidak berbekal kompetensi saat ini. Terlebih, sampai Oktober 2021 ada sekitar 70 ribu lebih pekerja formal yang dirumahkan, dan kurang lebih 4 tibu yang sudah di-PHK," kata, Ketua DPD HILLSI Bali, I Made Sumitra pada, Selasa (23 November 2021).

Lulusan SMA/SMK melaksanakan pelatihan berjenjang di lembaga ada yang hanya dalan kurun waktu satu atau dua tahun.

Setelah mereka melakukan pelatihan selama satu atau dua tahun, mereka mendapatkan kualifikasi kompetensi level 1 dan level 2.

Dengan kompetensi ini mereka mampu diterima menjadi SDM di industri, tidak hanya di lokal tetapi di internasional.

"Ada sebanyak 200 lebih lembaga pelatihan kerja di Bali. Yang mana, para lulusan SMA/SMK selain melanjutkan ke perguruan tinggi, bisa melanjutkan ke lembaga pelatihan. Jadi ini ancaman juga, karena mereka ini tidak memiliki kompetensi, tidak melakukan upgrading kompetensi. Kalau bekerja langsung sudah tidak mungkin karena industri tidak banyak membutuhkan saat ini. Harapannya mereka kan mengikuti pelatihan agar berbekal kompetensi, nantinya di saat (kondisi) sudah pulih, mereka bisa diterima (bekerja),” tambahnya.

Baca juga: DAFTAR Lengkap 23 Perwira yang Dimutasi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Ada Danjen Kopassus

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved