Breaking News:

Bantu Kelompok Rentan di Indonesia Akses Ekonomi Digital, Kedubes Inggris Luncurkan Program ESSENCE

Peluncuran program baru bernama ESSENCE melalui UK-Indonesia Tech ini agar mereka bisa memulai bisnis sendiri.

Tribun Bali/Ni luh Putu Wahyuni Sari
Peluncuran program baru bernama ESSENCE melalui UK-Indonesia Tech. 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Jakarta meluncurkan program pemberdayaan perempuan, remaja, komunitas rentan dan penyandang disabilitas agar bisa mengakses ekonomi digital.

Peluncuran program baru bernama ESSENCE melalui UK-Indonesia Tech ini agar mereka bisa memulai bisnis sendiri.

Lebih dari 1.000 orang dari Bali, Manado, Palu, Lombok, Pulau Timor, Sumba, Kupang,, Ambon dan Papua dipilih untuk mengikuti program pelatihan daring selama empat minggu.

Mereka diberikan literasi digital, keterampilan bisnis dan kewirausahaan, serta offline pelatihan di Kupang, Lombok atau Manado.

Baca juga: Koko Budidayakan 31 Jenis Tanaman Mint, Ada yang Didatangkan Dari Australia Hingga Inggris

Bisnis harus menyesuaikan diri dengan new normal. Memberdayakan komunitas terpencil, perempuan dan kelompok terpinggirkan untuk berpartisipasi penuh dalam ekonomi digital bukan hanya hal yang benar untuk dilakukan, tetapi salah satu langkah terbaik yang dapat diambil untuk mengurangi kemiskinan dan menciptakan kesejahteraan bagi semua.

"Kami berharap Inggris dapat mendukung transformasi digital Indonesia melalui program seperti ESSENCE," ujar Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins, Kamis (25 November 2021).

Program ini dirancang untuk membekali para penerima manfaat dengan dasar-dasar literasi digital, sehingga mereka memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menciptakan penghidupan yang lebih baik bagi diri mereka sendiri, keluarga, dan masyarakat.

"Ini adalah salah satu dari banyak program yang telah kami jalankan sejak Maret 2020 dari Kedutaan Besar Inggris untuk mendukung start-up, sektor teknologi, pengusaha, dan bisnis mikro Indonesia; yang kami harap akan memperkuat persahabatan dan perdagangan Inggris dan Indonesia dalam jangka panjang.” jelasnya.

Program ESSENCE bertujuan untuk membantu mereka dalam meningkatkan kemampuan bisnis melalui inovasi digital.

Peserta terpilih akan mendapatkan pelatihan, pendampingan dan pemantauan di bidang akuntansi dasar, manajemen keuangan, pemasaran digital.

Mereka juga mendapatkan pelatihan media promosi, strategi membangun merek dan sertifikasi untuk membantu mereka meningkatkan skala bisnis mereka melalui transformasi digital, dari enam ahli yang berbeda dengan pengetahuan di bidang bisnis digital.

“Kami dapat mendukung UMKM yang terpinggirkan yang tinggal di wilayah pesisir di Indonesia untuk lebih cerdas digital. Pelatihan ini sangat berharga bagi mereka yang ingin sukses di dunia bisnis masa depan.” ujar Representatif Residen UNDP, Norimasa Shimomura.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Kumpul Faye Scarlet Alund mengungkapkan tantangan utama bagi pengusaha di Indonesia, terutama bagi perempuan dan penyandang disabilitas, adalah akses.

"Kami berharap program ini dapat membuktikan bahwa perempuan pengusaha dan penyandang disabilitas dapat memaksimalkan keterampilan dan pengetahuan mereka dengan akses dan pendampingan yang tepat.” paparnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved