Breaking News:

Berita Bali

Divonis 3,5 Tahun, Zainal Tayeb: Jangan sampai Orang Lain Dijadikan Tumbal Seperti Saya

Zainal Tayeb kecewa dengan putusan pidana selama tiga tahun dan enam bulan (3,5 tahun) penjara yang dijatuhkan majelis hakim.

Tribun Bali/Putu Candra
Zainal Tayeb saat menunjukkan sejumlah dokumen sebelum menjalani sidang putusan di Kejari Badung, Kamis 26 November 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Zainal Tayeb kecewa dengan putusan pidana selama tiga tahun dan enam bulan (3,5 tahun) penjara yang dijatuhkan majelis hakim.

Zainal Tayeb yang dikenal sebagai pengusaha sekaligus promotor tinju ini dijatuhi pidana penjara karena dinyatakan bersalah terkait perkara menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam akta autentik dengan korbannya, Hedar Giacomo Boy Syam.

Amar putusan itu dibacakan majelis hakim pimpinan I Wayan Yasa dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 24 November 2021.

Baca juga: Perkara Dugaan Masukkan Keterangan Palsu ke Akta Autentik, Hari ini Zainal Tayeb Jalani Sidang Vonis

"Ini di luar dugaan. Ini saya pikir harus dilihat lagi ke depannya. Cukup saya saja, jangan sampai orang lain dijadikan tumbal seperti saya. Saya kecewa," ucap Zainal Tayeb ditemui usai menjalani sidang putusan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung. 

Terdakwa asal Mamasa, Sulawesi Barat ini menyatakan, banyak hal yang disampaikan majelis hakim dalam amar putusannya diluar fakta.

Ditanya apa upaya hukum akan ditempuh Zainal Tayeb belum menjawab. 

Baca juga: Sosok Zainal Tayeb, Perantau Asal Sulawesi yang Fenomemal di Bali,Punya Banyak Hotel & Dikenal Bares

"Saya belum tahu apa yang harus saya lakukan.  Kalau begini caranya buat apa. Dijalani saja. Saya kecewa banyak hal yang di luar fakta," tuturnya. 

Zainal Tayeb pun kembali menceritakan ihwal permasalahannya dengan Hedar selaku korban yang tidak lain adalah keponakannya.

Mengenai pembuatan draf perjanjian kerja sama,  kata Zainal dikerjakan oleh Yuri sesuai perintah dari dirinya dan Hedar. 

"Yuri sudah tahu yang menyuruhnya bikin draf adalah Hedar dan saya. Dan itu sudah dikerjakan oleh Yuri. Saya ini tamatan SD bagaimana bisa bikin draf. Terkait dengan sertifikat. Itu hanya ada enam, kemana yang lainnya. Haruskan dimasukan semuanya," jelasnya. 

Baca juga: Zainal Tayeb Sakit saat Tiba Hadiri Sidang dari Kejari Badung, Pembelaan Diserahkan pada Tim Hukum

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved