Breaking News:

Berita Bali

Kuatkan GRC, Itjen Kemenperin Gelar Rakorwas di Bali

Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) di Hotel Merusaka

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Noviana Windri
TRIBUN BALi/ANDRIAN
Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian, Masrokhan (kiri) dan Inspektur Satu Itjen Kementerian Perindustrian, Wulan Apriliati Permatasari (kanan). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) di Hotel Merusaka, Nusa Dua, Badung, Bali, pada Kamis 25 November 2021. 

Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian, Masrokhan menjelaskan Rakorwas bertujuan untuk meningkatkan sinergi pencapaian kinerja Kementerian Perindustrian

Tema yang diusung dalam kegiatan ini ialah Penguatan Governance Risk and Control (GRC) untuk kinerja maksimal Kemenperin yang dibahas melalui ajang pertemuan tahunan antara APIP dengan stakeholder baik internal maupun eksternal Kementerian Perindustrian ini.

"Sesuai dengan amanat peraturan Kementerian Perindustrian nomor 52 tahun 2018 terkait dengan tata kelola pengawasan intern di lingkungan Kemenperin, Itjen harus membuat perencanaan, bagian pengawasan ini adalah menyusun kebijakan pengawsan intern yang dilakukan setiap tahun, untuk itu kami melakukan Rakor ini," kata Masrokhan kepada Tribun Bali di sela acara.

Rakorwas dilakukan oleh Itjen Kemenperin bersama unit-unit kerja di lingkungan Kemenperin untuk menggali masukan dan membangun sinkronisasi agar kedepannya di tahun 2022 kebijakan pengawasan bisa berjalan dengan baik sesuai perundang-undangan.

Baca juga: Sinopsis Drama Korea Happiness Episode 5, Sae Bom Merasa Bertanggung Jawab, Yeon Ok Bertambah Panik

Baca juga: PROMO JSM Indomaret dan Alfamart 26-28 November 2021, Bimoli 2L Rp 30.900 Telur Rp 26.000/10 Pcs

Selain itu, evaluasi sampai dengan saat ini, penyampaian program pengawasan di tahun mendatang serta feed back dari mitra APIP akan dapat meningkatkan kapabilitas APIP dan kinerja serta tata Kelola Kementerian Perindustrian yang baik.

"Pokok pikiran yang dibahas seperti strategi penyelesaian tindaklanjut hasil pengawasan baik internal maupun eksternal, pemaparan tentang sistem informasi pengawasan (SINGA), strategi pencapaian target kinerja Kemenperin dari masing-masing unit kerja, dan strategi penyelesaian hibah Barang Milik Negara (BMN), serta bagaimana membahas implementasi kebijakan reformasi birokrasi," paparnya.

Lanjutnya, tema Penguatan Governance, Risk and Control (GRC) di Kemenperin dimaksudkan untuk pencapaian target maksimal yang ditetapkan sejalan dengan peran APIP yang saat ini diharapkan mampu menjadi katalisator memberikan nilai tambah dalam tata Kelola pemerintahan salah satunya melalui pengendalian atas risiko pencapaian tujuan serta implementasi manajemen risiko di seluruh lini. 

Oleh karena itu melalui momentum Rakorwas ini, koordinasi segala aktivitas pengawasan baik yang telah dicapai selama tahun 2021 dan rencana pelaksanaan di tahun 2022 diharapkan mampu mendukung capaian kinerja Kementerian Perindustrian akan tercapai. dalam mencapai Target Kinerja di Kemenperin

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved