Breaking News:

Lawan Covid19

Muncul 16 Isu Seputar Hoaks Covid-19 di Media Sosial, Dedy Permadi: Persebaran Harus Kita Tangkal

Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi mengatakan, saat ini muncul 16 isu seputar hoaks Covid-19 selama seminggu terakhir yang tersebar di media

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi vaksinasi - Muncul 16 Isu Seputar Hoaks Covid-19 di Media Sosial, Dedy Permadi: Persebaran Harus Kita Tangkal 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Tribunners, pandemi Covid-19 masih melanda dunia hingga saat ini.

Angka kematian hingga kesembuhan Covid-19 terus bertambah setiap harinya.

Pemerintah Indonesia pun mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menekan penyebarannya.

Seperti melakukan PPKM hingga mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Satpol PP Badung Gencarkan Pengetatan Prokes di Jam Malam

Selama pandemi Covid-19, ada beragam isu ataupun hoaks yang muncul.

Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi mengatakan, saat ini muncul 16 isu seputar hoaks Covid-19 selama seminggu terakhir yang tersebar di media sosial.

Beberapa isu hoaks yang mengandung disinformasi menurut Dedy antara lain, hoaks yang menyebar pada 18 November 2021 mengenai CEO Pfizer ditangkap FBI karena penipuan dan pemalsuan data vaksin.

"Beberapa contoh hoaks yang perlu kita tangkal bersama," kata Dedy dalam siaran pers, Kamis 25 November 2021.

Kedua, hoaks pada tanggal 19 November 2021 tentang aliansi dokter dunia menyatakan bahwa varian Delta India tidak ada.

Ketiga, kata Dedy, disinformasi pada tanggal 20 November 2021 yang menyatakan bahwa anggota parlemen Austria meninggal dunia karena vaksin Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved