Breaking News:

Berita Jembrana

Rumah Sayu Murdani di Jembrana Terendam Banjir, Warga Gotong Royong Bersihkan Gorong-Gorong

Akibat guyuran hujan deras itu, rumah milik Sayu Putu Murdani, 70 tahun, warga Banjar Berawan Tangi, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali

ist/Polsek Melaya
Rumah Sayu yang tergenang air hujan, di Banjar Berawan Tangi, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Hujan deras mengguyur Kabupaten Jembrana, Bali, mulai sore hingga malam kemarin Kamis 25 November 2021.

Akibat guyuran hujan deras itu, rumah milik Sayu Putu Murdani, 70 tahun, warga Banjar Berawan Tangi, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali terendam banjir.

Halaman depan rumah perempuan paruh baya itu tergenang air.

Informasi yang dihimpun, kejadian rendaman air hujan ini akibat intensitas hujan yang cukup tinggi mulai sore kemarin.

Akibat hal itu, Bhabinkamtibmas Desa Tukadaya dan Polsek Melaya, Polres Jembrana bersama aparat Desa mendatangi rumah korban.

Baca juga: Komisi III DPRD Bali Pastikan Zona Perlindungan dan Pemanfaatan Hutan Tuwed Jembrana

Kejadian hujan deras sendiri terjadi aekitar pukul 18.00 Wita petang hari Kamis 25 November 2021.

Akibatnya, saluran air yang sempit dan tersumbat oleh jerami yang hanyut dari persawahan tidak bisa menampung dari luapan air.

Kemudian, air mengalir masuk ke halaman rumah Sayu Putu Murdani.

Sehingga, halaman tergenangi air setinggi 20 centimeteran.

Tidak ada korban jiwa atau material yang hanyut akibat banjir.

Warga pun bergotong-royong membersihkan sampah jerami yang menyumbati saluran atau gorong-gorong sehingga air cepat surut. Sekitar 1,5 jam air surut.

Baca juga: Batal Naik 0,92 Persen, UMK Jembrana Tidak Ada Kepastian

Kepada aparat berwenang, Sayu Putu Murdani membenarkan bahwa setiap adanya hujan lebat karena saluran sempit pasti air meluap dan masuk menggenangi halaman rumah.

Hujan yang turun ke sawah mengakibatkan luapan atau sempat meluber ke jalan. Karena limbah panen seperti jerami menyumbat saluran air.

“Tapi setelah dibersihkan dalam waktu tidak lama air sudah lancar di got. Dan memang setiap hujan kalau meluap pasti rumah saya banjir,” bebernya. (*)

Berita lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved