Breaking News:

Berita Badung

Tingkatkan Kemampuan Personil, Bandara Ngurah Rai Gelar Latihan Modular Exercise

latihan Modular Exercise untuk melatih dan menguji kemampuan personil yaitu latihan terkait penanganan kecelakaan pesawat (Aircraft Accident)

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Noviana Windri
(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)
Proses evakuasi korban kecelakaan pesawat dalam Latihan Modular Exercise. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Sebagai bandara yang mengutamakan keamanan dan keselamatan pengguna jasa, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mengadakan Latihan Modular Exercise, Rabu (24/11/2021).

Kegiatan ini bertujuan melatih dan menguji kemampuan, serta kesigapan seluruh personil ketika terjadi suatu keadaan darurat di bandara.

Latihan ini melibatkan seluruh stakeholder terkait yang termasuk dalam komite keselamatan bandara, yakni selain dari PT Angkasa Pura I selaku tim pelaksana Modular Exercise juga melibatkan BASARNAS, BPBD Denpasar, Pangkalan TNI AU, Unsur Kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung, Airnav Indonesia, serta unsur kesehatan dan rumah sakit sekitar bandara.

“Kami melaksanakan latihan Modular Exercise untuk melatih dan menguji kemampuan personil yaitu latihan terkait penanganan kecelakaan pesawat (Aircraft Accident) dengan bersinergi bersama anggota komite keselamatan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Herry A.Y. Sikado, dalam keterangannya, Kamis (25 November 2021).

Dalam Modular Exercise diskenariokan pesawat udara dengan nama maskapai Jalak Bali Air, tipe pesawat Boeing 737-800 registrasi PK-JBL mengangkut 106 penumpang dan 8 kru.

Baca juga: Jelang Penerapan PPKM Level 3 Libur Nataru,Trafik Penumpang Bandara Ngurah Rai Bali Diprediksi Turun

Baca juga: Nyoman Parta Sebut AP1 Sudah Izinkan Security Bandara Ngurah Rai yang Bertato & Tindik Ikuti Seleksi

Baca juga: Satpam Bertato dan Bertindik di Bandara Ngurah Rai Diberhentikan, Angkasa Pura I Buka Suara

Pesawat tersebut akan berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menuju Bandara Internasional Lombok Praya, pada pukul 13.30 WITA pesawat take off melalui runway 09 namun ketika posisi pesawat sudah airborn diseputaran N3.

Tiba-tiba mesin kanan mengalami bird strike, yang menyebabkan pesawat tersebut kehilangan daya angkat dan crash di utara ILS runway 27 atau area perairan Teluk Benoa.

Petugas Air Traffic Control (ATC) yang melihat kejadian tersebut langsung menginformasikan ke unit ARFF dan melakukan evakuasi.

Terdapat korban sebanyak 114 orang penumpang termasuk air crew, secara rinci 96 orang selamat, 2 meninggal dunia, 8 orang mengalami luka berat, 6 orang luka sedang dan luka ringan.

“Harapan kami semua yang terlibat dalam simulasi ini dapat berperan sebagai fungsinya masing-masing sehingga apabila terdapat kesalahan atau kekurangan dapat dievaluasi kembali setelah dilakukan latihan ini, dengan komitmen kedepan para personil sudah siap dan terlatih dengan baik,” imbuh Herry Sikado.

Selama berlangsungnya Latihan Modular Exercise, tidak mengganggu operasional dan Layanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali penerbangan tetap berjalan normal sesuai dengan jadwal penerbangan.

“Dalam komitmen kami melayani, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah memperoleh penghargaan Zero Accident Award atau Kecelakaan Nihil tahun 2021 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Penghargaan ini didapatkan atas prestasi kami dalam melaksanakan program keselamatan dan kesehatan kerja yang terhitung sejak 1 Januari 2015 sampai dengan 31 Desember 2020,” demikian kata Herry Sikado.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved