Breaking News:

Berita Jembrana

Pengusaha Makanan Jembrana Gusar, Harga Minyak Diperkirakan Naik Awal Desember 2021

Pengusaha makanan baik rumah makan dan warung di Kabupaten Jembrana, Bali, mulai gusar dengan adanya wacana kenaikan harga minyak di Desember 2021

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Seorang pegawai dari Ireng Donat sedang menggoreng donat, Senin 29 November 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pengusaha makanan baik rumah makan dan warung di Kabupaten Jembrana, Bali, mulai gusar dengan adanya wacana kenaikan harga minyak pada awal Desember 2021 mendatang.

Alasannya, sebelumnya pada awal November 2021 lalu, harga minyak sudah naik Rp 4-5 ribu per liternya.

Hal ini disampaikan beberapa pengusaha kuliner di Kabupaten Jembrana.

Pengusaha Ireng Donat, Zakiya As Mustain, mengatakan, sebagai pengusaha yang membutuhkan minyak sebagai kebutuhan utama untuk membuat donat, tentu saja hal ini cukup mengkhawatirkan.

Sebab, sebelumnya harga minyak sudah naik pada awal November 2021.

Baca juga: Kemendag Prediksi Harga Minyak Goreng Akan Terus Naik Hingga Kuartal I-2022

Awal November 2021 lalu, minyak goreng yang awalnya harga sekitar Rp 15 ribu naik menjadi Rp 20 ribu.

“Dengan harga donat yang masih sama tentu tidak akan untung.

Sangat tipis keuntungan kalau sampai akan naik lagi Desember 2021 nanti.

Ini saya juga pusing dan bingung, apakah harus dinaikkan harga donat atau bagaimana,” ucapnya, Senin 29 November 2021, saat ditemui wartawan di warungnya.

Zaki sapaan akrabnya, mengaku  bukan hanya minyak yang harganya naik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved