Breaking News:

Berita Klungkung

Dokter Spesialis Kandungan Mundur, Dirut RS Gema Santi Nusa Penida: Mungkin Gajinya Relatif Kecil

Masa kontrak dokter spesialis kandungan dari Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) di Rumah Sakit Gema Santi berakhir

pixabay/orzalaga
Ilustrasi dokter - Dokter Spesialis Kandungan Mundur, Dirut RS Gema Santi Nusa Penida: Mungkin Gajinya Relatif Kecil 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Masa kontrak dokter spesialis kandungan dari Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) di Rumah Sakit Gema Santi, Nusa Penida, Bali berakhir, Selasa 30 November 2021.

Saat ini RS Gema Santi menunggu dokter spesialis kandungan di RSUD Klungkung yang rencananya akan ditugaskan di Nusa Penida.

Direktur RSUD Gema Santi Nusa Penida, dr I Ketut Rai Sutapa menjelaskan, dokter spesialis dari program PGDS Kementerian Kesehatan sudah melewati masa tugas di RS Gema Santi selama setahun, yakni dari 1 Desember 2020 sampai 30 November 2021.

Sementara dokter spesialis kandungan dari tenaga kontrak Provinsi Bali mengundurkan diri per 1 Desember 2021.

Baca juga: Ibu Hamil bila Positif Covid-19, Akankah Menular kepada Janinnya? Begini Penjelasan Dokter Kandungan

"Dokter spesialis yang kontrak provinsi mundur, mungkin karena gajinya relatif kecil. Sementara kalau PGDS memang masa kontrak kerjanya sudah berakhir," ungkap Rai Sutapa, Selasa 30 November 2021.

Ia menjelaskan, PGDS merupakan program dari Kementerian Kesehatan yang diperuntukan bagi dokter spesialis yang baru menuntaskan masa pendidikannya.

Pihak RS Gema Santi sebenarnya telah mengajukan usulan PGDS baru per Desember 2021, hanya saja tidak mendapat formasi.

"Kalau dulu sebenarnya PGDS itu wajib bagi dokter spesialis yang baru menyelesaikan pendidikan, kalau sekarang tidak wajib. Dokter spesialis boleh memilih mau PGDS atau tidak," jelasnya.

"Sehingga kami juga berupaya dengan daerah, tahun depan menaikan insentif PGDS dari Rp 6,7 juta menjadi Rp 15 juta, sehingga dokter spesialis tertarik ambil PGDS di Nusa Penida," ungkap Rai Sutapa.

Mengantisipasi kekosongan dokter spesialis kandungan, pihak RS Gema Santi telah berkoordinasi dengan Sekda dan Dinas Kesehatan Klungkung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved