Breaking News:

Berita Bali

Joged Bumbung Porno Masih Terus Terjadi, Gubernur Bali Minta Aparat Ambil Tindakan Tegas

Pelecehan tersebut yakni pementasan dan tayangan Joged Bumbung yang tidak sesuai pakem terutama yang mengandung unsur pornografi masih marak terjadi

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Gubernur Bali, Wayan Koster 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelecehan terhadap kesenian tradisional Bali Joged Bumbung terus saja terjadi.

Bahkan, pelecehan yang sudah terjadi sejak beberapa tahun tersebut masih saja belum bisa dihentikan.

Pelecehan tersebut yakni pementasan dan tayangan Joged Bumbung yang tidak sesuai pakem terutama yang mengandung unsur pornografi masih marak terjadi.

Hal ini membuat  Gubernur Bali Wayan Koster merasa geram dan mengecam pelecehan terhadap kesenian tradisional Bali itu.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Ketut Jingga Berpesan ke Anak Agar Lestarikan Joged tanpa Goyang Porno

Padahal sejak tanggal 1 Oktober 2021 yang lalu Gubernur Bali menerbitkan Surat Edaran No.6669 Tahun 2021, sebagai upaya melindungi dan melestarikan kesenian Joged Bumbung sesuai dengan pakem tari Bali, nilai-nilai adat, tradisi, seni budaya, dan kearifan lokal Bali.

Oleh sebab itu Koster meminta  aparat tidak ragu-ragu mengambil tindakan tegas.

“Kami mengecam dan sangat menyayangkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menampilkan kesenian Joged Bumbung dengan sengaja mempertontonkan adegan yang tidak terpuji, melanggar etika dan kesantunan tari Bali. Untuk itu aparat yang berwenang, Bupati/Wali Kota, Lurah, Perbekal dan Bandesa Adat agar mengambil tindakan tegas dan langkah penertiban”  katanya dalam keterangan persnya, Rabu 1 Desember 2021.

Politikus yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini juga menegaskan dan meminta masyarakat untuk tidak melakukan pelecehan kesenian Joged Bumbung tersebut.

Apalagi, Joged Bumbung tersebut merupakan seni tradisi Bali warisan budaya Leluhur.

“Kami tegaskan melalui Surat Edaran (SE) Gubernur No.6669 2021, Pemerintah Provinsi Bali secara  resmi melindungi kesenian Joged Bumbung dari upaya pelecehan dan penyalahgunaan, maka seluruh pihak yang memiliki kewenangan agar mengambil langkah tegas apabila menemukan pementasan Joged Bumbung di luar pakem, ” ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved