Breaking News:

Berita Denpasar

Selundupkan 43 Kg Ganja dari Sumatera Menuju Bali,Dituntut 19 Tahun Penjara,Siswoyo Minta Keringanan

Permohonan itu disampaikan melalui pembelaan (pledoi) secara tertulis yang dibacakan penasihat hukumnya dalam sidang yang digelar secara daring

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
internet
Ilustrasi Ganja. Selundupkan 43 Kg Ganja dari Sumatera Menuju Bali, Dituntut 19 Tahun Penjara, Siswoyo Minta Keringanan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terdakwa Siswoyo alias Gawok alias Giwok alias Carlo (31) memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Permohonan itu disampaikan melalui pembelaan (pledoi) secara tertulis yang dibacakan penasihat hukumnya dalam sidang yang digelar secara daring.

Terdakwa mengajukan pembelaan tertulis, menanggapi tuntutan 19 tahun penjara yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa kelahiran Deli Serdang, 25 Juli 1990 ini dituntut terkait tindak pidana narkotik golongan I jenis ganja.

Baca juga: Ditanya Komjen Golose, Pejabat di Bali Tak Ada Yang Setuju Ganja Dilegalkan di Indonesia

Siswoyo diduga menyelundupkan puluhan kilogram ganja dari Sumatera menuju Bali yang digagalkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di Terminal Mengwi, Badung beberapa bulan lalu.

Dari terdakwa, petugas BNNP Bali berhasil mengamankan ganja seberat 43 Kilogram (Kg) yang diangkut menggunakan jasa ekspedisi.

"Pada intinya kami memohon keringanan hukuman terhadap terdakwa. Pertimbangannya, terdakwa kooperatif di persidangan. Terdakwa juga telah mengaku dan menyesali perbuatannya. Terdakwa merupakan tulang punggung keluarga," papar Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum, Rabu, 1 Desember 2021.

Diberitakan sebelumnya, JPU I Putu Sugiawan menuntut terdakwa Siswoyo dengan pidana penjara selama 19 tahun, dan denda sebesar Rp 5 miliar subsider satu tahun penjara.

 Siswoyo dinilai telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana permufakatan jahat dan prekursor narkotik, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotik golongan I yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 kilogram atau melebihi 5 batang pohon.

Sebagaimana dakwaan kesatu, terdakwa Siswoyo dijerat Pasal 114 ayat (2 ) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved