Breaking News:

Berita Bangli

Dahan Pohon Beringin di Pura Jagat Karana Tumbang, Kerugian Ditaksir Capai Rp 80 Juta

Ranting pohon beringin di Pura Jagat Karana yang berlokasi di Desa Adat Serokadan, Kecamatan Susut dilaporkan tumbang.

Muhammad Fredey Mercury
Evakuasi - Personel BPBD Bangli saat melakukan proses evakuasi material dahan beringin yang tumbang di Pura Jagat Karana pada Kamis, 2 Desember 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Ranting pohon beringin di Pura Jagat Karana yang berlokasi di Desa Adat Serokadan, Kecamatan Susut dilaporkan tumbang.

Musibah tersebut mengakibatkan satu bangunan bale paselang mengalami kerusakan pada bagian atapnya.

Baca juga: 50 Siswa Bintara, Laksanakan Latihan Kerja di Polres Bangli

Baca juga: Bangli Tambah Satu Armada Damkar Senilai Rp 1,4 Miliar

Baca juga: Akses Jalan Tertimbun Longsor Selama 3 Hari, Warga Dusun Kayupadi Bangli Harap Penanganan Secepatnya

Tumbangnya ranting pohon beringin diketahui terjadi pada hari Rabu, 1 Desember 2021 malam hari.

Kejadian ini merupakan imbas dari hujan deras yang terjadi di Kabupaten Bangli selama beberapa hari terakhir.

Menurut Bendesa Adat Serokadan, Dewa Gde Oka, tumbangnya dahan pohon beringin diketahui sekitar pukul 22.00 Wita.

Saat kejadian, tidak ada warga yang berani mengecek ke lokasi karena masih hujan deras.

"Baru tadi pagi dicek, sekalian kami melapor ke BPBD Bangli untuk membantu proses evakuasi material dahan pohon beringin," ujarnya Kamis, 2 Desember 2021. 

Baca juga: Menparekraf Tawarkan Staycation, Nakes RSU Bangli Enggan Ambil Bagian

Baca juga: Berada di Jalur Rawan Bencana, Pipa Distribusi Air PDAM Bangli Kerap Terdampak Saat Musim Penghujan

Dewa Oka mengatakan, sejatinya pihak desa adat kerap melakukan pemangkasan dahan pohon.

Diperkirakan, sejak pemangkasan beberapa waktu lalu, dahan yang baru tumbuh kondisinya lapuk.

Dan karena hujan serta angin semalam, akhirnya tumbang.

"Proses evakuasi material dilakukan mulai pukul 07.00 Wita. Sebelum dimulainya evakuasi, terlebih dahulu kami melakukan persembahyangan," jelasnya.

Baca juga: Pak Guru Maksa Minta Jatah Saat Pergoki Sepasang Kekasih Hubungan Badan di Belakang Rumahnya

Pria yang juga mantan anggota DPRD Bangli itu menambahkan, tumbangnya dahan pohon menimpa bale paselang yang ada dibawahnya dan mengakibatkan kerusakan pada bagian atap.

Atas kondisi tersebut, pihaknya mengaku estimasi kerugian materil mencapai Rp80 juta.

"Upaya perbaikannya kita usulkan di tahun anggaran 2022 melalui dana Desa Adat," tandasnya. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved