Breaking News:

Berita Bali

Terbukti Lakukan Korupsi Bedah Rumah di Karangasem, Perbekel Tianyar Barat Diganjar 6 Tahun Penjara

Perbekel Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali I Gede Agung Pasrisak Juliawan (38) diganjar pidana penjara selama enam tahun

Tribun Bali/Putu Candra
Majelis hakim tipikor pimpinan Heriyanti saat membacakan amar putusan perkara korupsi bedah rumah Karangasem di Pengadilan Tipikor Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perbekel Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali I Gede Agung Pasrisak Juliawan (38) diganjar pidana penjara selama enam tahun oleh majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Terdakwa Agung Pasrisak divonis pidana terkait korupsi bantuan bedah rumah yang bersumber dari Penerimaan Pajak Hotel (PPH) dan Pajak Restoran Kabupaten Badung ke Pemerintah Kabupaten Karangasem di Desa Tianyar Barat, Tahun Anggaran 2019.

Di mana telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp4,5 miliar. 

Amar putusan itu dibacakan majelis hakim pimpinan Heriyanti dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Tipikor Denpasar, Kamis, 2 Desember 2021.

Baca juga: Kepala Anak Budiarta Terluka, Hunian Bantuan Bedah Rumah Hancur Tertimpa Pohon Bunut

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Gede Agung Pasrisak Juliawan dengan pidana penjara selama enam tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan," tegas Hakim Ketua Heriyanti. 

Selain pidana badan, Agung Pasrisak juga dijatuhi pidana denda Rp100 juta subsider empat bulan kurungan.

Namun di sisi lain dalam amar putusannya, majelis hakim tidak membebankan uang pengganti terhadap terdakwa Agung Pasrisak.

Putusan majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem.

Sebelumnya JPU menuntut terdakwa Agung Pasrisak dengan pidana penjara selama delapan tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan.

Juga yang bersangkutan dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp2.256.903.050. Jika tidak membayar uang pengganti maka akan diganti pidana penjara selama satu tahun. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved