Breaking News:

Music Zone

Muto Rilis Album Mini Perdana 'Yeah Yeah Yeah'

Unit punk rock asal Denpasar, Muto telah melepas debut album mini atau Extended Play (EP) perdananya dipengujung bulan November 2021.

Penulis: Putu Candra | Editor: Noviana Windri
Muto
Muto Rilis Album Mini Perdana "Yeah Yeah Yeah" 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Unit punk rock asal Denpasar, Muto telah melepas debut album mini atau Extended Play (EP) perdananya dipengujung bulan November 2021.

"Yeah Yeah Yeah" menjadi tajuk album dari band yang digawangi oleh Topan Dieky (vokal), Hendra Ginting (gitar rhythm), AA Galih (bass), Ainun Latif (gitar lead) dan Aris Wirdiantara (drum).

Berisikan empat nomor, satu di antaranya merupakan trek bonus versi demo, album ini dirilis secara digital. 

"Rilisan EP "Yeah Yeah Yeah" sudah dapat dinikmati dalam format rilisan digital. Bisa diakses melalui Soundcloud dan Bandcamp. Tautan juga bisa diakses melalui bio akun Instagram resmi kami @mutomuto Bisa diunduh bebas," ungkap Topan, Sabtu, 4 Desember 2021.

Dipilihnya "Yeah Yeah Yeah" sebagai judul album mini Muto, kata Topan, lantaran kata tersebut telah melekat di masing-masing personel. Ketika berada di atas panggung kata itu menjadi semacam bahan bakar yang siap membakar suasana kala mereka berinteraksi dengan para penonton. Ya "Yeah Yeah Yeah" lainknya sebuah mantra. 

Baca juga: Bangkit, The Anacaraka Rilis Album Kembali

Baca juga: Fromkids Rilis Album Who Cares, Angkat Tema Keresahan

Pula judul "Yeah Yeah Yeah" dipilih sebagai bentuk respon keadaan riuhnya kota dengan bermacam peristiwa yang terjadi di sekitar mereka. 

"Judul "Yeah Yeah Yeah" merupakan rekaman memori-memori dari keadaan, kejadian, dan kehidupan yang dialami, dirasakan personel Muto di tengah riuhnya kehidupan di pusat kota. Selebihnya, biar para pendengar yang menelaah maksud dari tajuk EP tersebut," jelas Hendra Ginting.

"Selain itu, kata "Yeah Yeah Yeah” juga merupakan ekspresi kepuasan kami terhadap proses penciptaan lagu-lagu," imbuhnya. 

Proses penggarapan album ini, kata Galih, berjalan santai tidak tergesa-gesa. Pengerjaan materi digarap sejak Muto dibentuk pada pertengahan 2019 dan proses rekaman dimulai pada tahun 2020 di studio Rock The Beat. Proses rekaman sendiri dibantu oleh Edwin alias Ajik Edwin sebagai operator. Mixing dan mastering dikerjakan Ginting di studio rekaman rumahan miliknya.

Sebelum itu, single "Oh nani" telah direkam di lokasi yang sama. muto melalui proses rekaman dengan peralatan yang sederhana dan seadanya. Ini lah yang membuat mereka ingin menyertakan single "Oh nani" versi demo ini di dalam EP perdana tersebut. 

"Pasalnya, single "Oh nani" versi demo ini adalah cikal bakal Muto sampai pada tahap peluncuran EP ini," ucap Galih. CAN

Muto dibentuk di Denpasar sebagai kolektif dengan semangat pertemanan sekitar tahun 2019, dan kian progresif sejak medio tahun 2020. Kata Muto, mereka diambil dari sebuah film dari Negeri Sakura, Jepang berjudul Godzira.

Berkaca mata punk rock, karakter Muto adalah sikap perlawanan terhadap Godzira yang suka merusak dan menghancurkan apapun yang ada di depannya. "Sosok Muto adalah sosok yang melawan kebuasan Godzira di dalam film itu," tutur Ainun Latif. 

Baca juga: Fromkids Rilis Album Who Cares, Bertema Keresahan Sosial Hingga Ekonomi

Baca juga: Modjorido Debut Album Perdana Modjorido - Self Titled, Berisi 9 Lagu Dengan Beragam Tema

Memiliki pondasi lagu-lagu dengan lirik yang sederhana, menangkap momen yang ada di sekitaran, menjadikan Muto sebagai kolektif yang bebas berekspresi terhadap realitas dan identitasnya. 

"Karakter musik Muto terbentuk seiring dengan selera masing-masing personilnya. Muto banyak dipengaruhi oleh band macam Nirvana, Sonic Youth, Dinosaur Jr, Sex Pistol, Rancid, Ramones. Juga musisi tanah air seperti, Morfem, Kebunku, Saturday Night Karoke, Netral, dan The Sneakers yang mengambil semangat perlawanan yang melawan tatanan kelas sosial terhadap masyarakat kelas menengah maupun kelas bawah," papar Aris Wirdiantara. CAN

Muto:

Topan Dieky (vokal)

Hendra Ginting (gitar rhythm)

A.A Galih (bass)

Ainun Latif (gitar lead)

Aris wirdiantara (drum)

Album Mini "Yeah Yeah Yeah"

1. Ilusi 

2. Oh Nani! 

3. Lesti

4. Oh Nani (Demo Version) 

Baca juga: Hadir dengan Nama Mantragvna, Andre Rilis Album EP Iridescent

Baca juga: Solo Karir Usung Nama Middle Of July, Joe Karsa Lepas Album In:security

Info

Track 1, 2, 3 direkam di studio Rock The Beat, Denpasar. 

Operator oleh Edwin a.k.a Jik Edwin 

Mixing dan Mastering oleh Hendra Ginting

Cover rilis foto oleh Shandy

Diedit oleh Galih

Logo oleh Ginting

Contact

Instagram @Mutomuto

Email: mutolips53@gmail.com

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved