Breaking News:

Berita Karangasem

BREAKING NEWS Warung Sariasih di Karangasem Hangus Dilahap Jago Merah

Warung klontong milik Ni Wayan Sriasih (45) asal Banjar Susut, Desa  Muncan,  Kecamataan Selat, Kab. Karangasem hangus dilahap jago merah.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Noviana Windri
ist
Petugas terlihat memadamkan kobaran api yang membakar warung di Muncan, Kecamatan Selat, Minggu (5/12) 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Warung klontong milik Ni Wayan Sriasih (45) asal Banjar Susut, Desa  Muncan,  Kecamataan Selat, Kab. Karangasem hangus dilahap jago merah,Minggu 5 Desember 2021.

Bangunan berukuran 4 x 4 meter yang berada di Banjar Dinas Susut hangus  tanpa ada sisa.

Informasi di lapangan, tak ada korban jiwa.

Pemilik hanya mengalami kerugian materiil puluhan juta lantaran barang di dalam warung hangus terbakar.

Atap dan dinding warung rusak parah hangus terbakar.

Baca juga: Siswa dan Guru Panik Dengar Kebakaran, Api Menghanguskan Kantin SD 1 Pengiangan Bangli

Baca juga: 2 Siswa Magang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, dari SMK Taruna Bhakti

Barang dagangan dan barang lainnya tidak bisa diselamatkan petugas.

Yang pertama melihat kebakaran tersebut warga sekitar yang melintas di jalan.

Mendengar ada teriakan minta tolong, warga berdatangan memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Warga menghubungi petugas pemadam kebakaran. Masyarakat sempat memadamkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kab. Krangasem, Nyoman Siki Ngurah, mengatakan, penyebab kebakaran masih belum diketahuinya.

Kerugian diperkirakan mencapai Rp 40 juta.

Personil yang diturunkan 4 Orang, sedangkan armada 1 unit.

Pemadaman dari petugas di Selat.

"Air yang digunakan untuk pemadaman dan pendingin sekitar 4.000 liter. Penanganan dilaksanakan oleh regu pos Pemadam Selat dipimpin langsung Danru Reg 1 Pos Pemadam Selat," ungkap Siki.

Baca juga: Warga Sekolah Mendadak Geger, Kantin SD 1 Pengiangan Bangli Kebakaran

Baca juga: KISAH Pilu Sarika, Lupa Selamatkan Bayinya yang Tidur Seranjang Saat Kebakaran Hingga Terpanggang

Warga sempat padam deengan cara manual.

Pejabat asal Kec. Karangasem meminta warga untuk hati - hati dan waspada.

Mengingat kasus kebakaran di Karangasem mengalami peningkatan sebelumnya.

Untuk 2020, kasus kebakaran di Krangasem capai sebanyak 166 kasus.

Meliputi kebakaran rumah, kendaraan, & gudang.

Rinciannya yakni, kebakaran rumah dan dapur 40 unit, kios 8, gudang 5 unit, seerta pura 6 unit.

Sedangkan kebakaran lahan sebanyak 49, kebakaran TPS sekitar 12 lokasi, kebakaran mobil 4 unit, pohon 5 kasus, hutan tiga kasus, dan sisanya kebakaran lainnya.

Dari kasus teersebut yang bisa ditangani 32.

Baca juga: Kebakaran Samping Kampus IPB, SUBHANALLAH Tumpukan Al Quran Tak Terjilat Api Meski Tokonya Hangus

Baca juga: Alami Kerusakan Cukup Parah, Tidak Ada Korban dalam Kebakaran Warung Makan Babi Guling Candra

Meningkatnya kasus kebakaran dikarenakan kondisi alam dan kelalaian manusia.

Kemarau yang panjang menjadi pemicu utama. Pihaknya minta dan menghimbau warga waspada,  tidak membakar sampah sembarangan di rumah.

Petugas terus lakukan sosialisasi terkait potensi kebakaran.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved