Breaking News:

Berita Badung

Pemkab Badung Gelar Upacara Pemahayu Jagat dan Mapekelem di Pantai Jimbaran

Upacara yang digelar ini sebagai wujud persembahan dan memohon keselamatan  permohonan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi

ist
Bupati Giri Prasta didampingi Sekda Adi Arnawa saat mengikuti upacara Pemahayu Jagat dan Mapekelem di Pantai Jimbaran, Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, Sabtu (4/12). 

TRIBUN-BALI.COM - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Adi Arnawa mengikuti upacara Pemahayu Jagat dan Mapekelem di Pantai Jimbaran, Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, Sabtu (4/12) lalu.

Upacara yang digelar ini sebagai wujud persembahan dan memohon keselamatan  permohonan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai  Bhatara Baruna.

Dilaksanakan upacara pemahayu jagat itu agar menganugerahkan kerahayuan dan keselamatan jagat bagi alam khususnya jagat Badung serta rasa syukur akibat virus Covid-19 yang menyebabkan pandemi ini menurun. 

Upacara ini digelar setiap sasih keenam itu sebagai wujud bakti dan persembahan Agara diberkati dengan keselamatan.

Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Santa Cita dari Griya Buda Jadi, Ida Pedanda Gede Ketut Putra Timbul dari Griya Timbul, Ida Rsi Agung Dawan Pemecutan dari Griya Pasramanan, Ida Rsi Bujangga Waisnawa Pancering Bhuwana dari Griya Lingga Bhuwana dan Ida Pandita Empu Wija Niyasa Dhrama Eka Sari dari Griya Puser Wana Bukit Sari.

Bupati Giri Prasta dalam kesempatan tersebut menyampaikan, upacara pemahayu jagat merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan di Kabupaten Badung dengan tujuan untuk menjaga keseimbangan alam buana alit dan buana agung.

Baca juga: Support Pengusaha Bali, Kutus-Kutus Gelar Pameran UMKM di Gianyar

Baca juga: Warga Disabilitas Buleleng Keluhkan Beberapa Ruang Publik Belum Ramah untuk Disabilitas

Baca juga: Resep Pokcoy Siram Udang, Menu Sayuran Sehat Cocok Untuk Sarapan Keluarga Esok Pagi

Selain itu diharapkan  masyarakat di Kabupaten Badung sehat dan rahayu semua, bukan hanya di Badung saja tetapi semesta semuanya didoakan agar betul-betul semuanya dapat melewati dan menghadapi virus Covid-19 ini. 

“Upacara ini sangat didukung penuh oleh masyarakat kami utamanya Bendesa Adat Jimbaran dan masyarakat Jimbaran. Saya sangat berterima kasih atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan upacara ini. Kami melaksanakannya di pantai Jimbaran ini karena disinilah tempatnya dan akan mengembalikan roh daripada ulun swi, ulun swi yang ada di Kabupaten Badung itu tempatnya di sini,” ujar Bupati.

Pihaknya juga mengatakan upacara pemahayu jagat yang dilaksanakan di Pantai Jimbaran merupakan perwujudan sebagai simbol laut, pasalnya laut merupakan alam yang melingkari daratan dan sebagai benteng yang dapat menjaga stabilitas dan ketahanan kehidupan di buana agung.

Bahkan juga untuk mewujudkan jagadhita, khususnya di wilayah Kabupaten Badung dan Bali umumnya. 

"Melalui bhakti ini semoga Ida Bhatara Baruna memberikan keselamatan bagi kita semua dan wabah virus Covid-19 cepat berakhir," harapnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta didampingi Sekda Adi Arnawa ngayah nunas tirta dan mulang pekelem walungan kambing, itik dan ayam di tengah Segara Jimbaran.

Turut hadir Ny. Seniasih Giri Prasta, Ny.Rasniati  Adi Arnawa, Kadisbud Badung I Gede Eka Sudarwitha, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Lurah Jimbaran I Wayan kardiyasa, Bendesa Adat Jimbaran I Gusti Made Rai Dirga Arsana Putra. 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved