Breaking News:

Berita Nasional

Pria Ini Mengaku Penglihatannya Kabur Setelah Disuntik Vaksin, KIPI Buka Suara

pria itu divaksin AstraZeneca pada 3 September 2021. Berdasarkan hasil screening sebelum disuntik vaksin, kondisi pria itu normal.

Editor: Noviana Windri
(KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)
Joko Santoso (38) didampingi istrinya, Titik Andayani saat ditemui di kediamannya, Kamis (2/12/2021). 

TRIBUN-BALI.COM - Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Prof. Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A (K), M.TropPaed. menjelaskan, yang dialami oleh pria di Malang setelah vaksinasi itu adalah optic neuritis.

Hindra menanggapi pernyataan seorang pria di Malang yang mengaku penglihatannya kabur setelah disuntik vaksin Covid-19.

"Diagnosisnya optic neuritis. Artinya infeksi pada nervus optikus, saraf mata. Penyebabnya bisa macam-macam. Jadi ada proses inflamasi, ada proses peradangan pada si saraf tersebut sehingga mengganggu penglihatan," kata Hindra, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/12/2021).

Seperti diberitakan Kompas.com, Kamis (2/12/2021), pria itu divaksin AstraZeneca pada 3 September 2021.

Berdasarkan hasil screening sebelum disuntik vaksin, kondisi pria itu normal.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Booster Diisukan Berbayar, Kadiskes Bali: Tidak Hanya Masyarakat Bali yang Bayar

Baca juga: Vaksin Booster Covid-19 Masih Dikaji Pemerintah, Menkes: Kurang Lebih di Bawah Rp300 Ribu

Setelah melewati masa pengamatan, pria itu tidak mengalami gejala apa pun.

Akan tetapi, ketika pulang, dia merasa mual dan muntah.

Pada malam harinya, penglihatannya kabur.

Saat itu, ia mengira sedang mengantuk.

Pemeriksaan  Hindra mengatakan, pria itu mengeluh tentang penglihatannya dan kemudian dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Saiful Anwar.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved