Breaking News:

Berita Karangasem

Tanam Bibit Kapas Seluas 15 Hektare di Karangasem

Pemda Karangasem meenanam bibit kapas seluas 15 hektare di Banjar Tegal Langlangan, Datah, Kecamatan  Abang, Minggu 5 Desember 2021 pagi.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Noviana Windri
ist
Pemerintah Daerah bersama warga sekitar menanam bibit kapas di Desa Datah, Kecamatan Kubu, Minggu (5/12) pagi hari. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pemerintah Daerah (Pemda) Karangasem meenanam bibit kapas seluas 15 hektare di Banjar Tegal Langlangan, Datah, Kecamatan  Abang, Minggu 5 Desember 2021 pagi.

Penanaman dipimpin Bupati Karangasem, Gede  Dana, dan Kelompok Tani Merta Sari Bulakan.

Bupati Karangasem, Gede Dana, mengungkapkan, penanaman bibit  kapas rencana dilakukan beberapa titik di Karangasem.

Satu diantaranya Kecamatan Abang dan Kecamatan Kubu. Kab. Karangasem akan dijadikan sebagai sentra kapas. Yakni bahan utama benang untuk kain tenun. 

"Wilayah seperti di Desa Datah, Kecamatan Abang, Kecamatan Kubu dan Seraya, Kecamatan Karangasem memiliki potensi sebagai penghasil kapas. Setelah Datah, wilayah lainya juga akan ditanami,"ungkap Gede Dana, Minggu (5/12) siang hari.

Baca juga: Lacak Aliran Uang Korupsi Masker di Karangasem, BPKP Panggil Sejumlah Pejabat untuk Klarifikasi

Baca juga: Dominique Jatuh Membentur Tepi Tangga, Bule Prancis Meninggal Saat Naik ke Pura Lempuyang Karangasem

Baca juga: Cuaca Tak Bersahabat, Petani Garam Karangasem Tak Berproduksi untuk Sementara Waktu 

Pejabat asal Kecamatan Abang meminta agar Dinas  Pertanian serius  meenangani dan mengarap tanaman kapas.

Tanaman harus dirawat, sehingga tumbuh dan berkembang biak. Pihaaknya tak ingin penanaman hanya sebatas seremonial.

" Kapas harus dirawat," harap Gede Dana.

Sedangkan untuk pemasaran kapas akan jadi tanggung jawab Dinas Perdagangan.

Harapannya agar petani di Karangasem (kapas) bisa mendapat penghasilan.

Pihaknya berharap setelah hasilkan kapas akan muncul kelompok - kelompok tani untuk lakukan peemintalan jadi benang.

"Karangasem  memiliki banyak penenun. Kegiatan ini wujud dari Nangun Sat Kerthi. Yakni penguatan sektor pertanian. Kegiatan ini untuk menunjang kebutuhan benang untuk kain endek," imbuh Gede Dana.

Untuk diketahui, beberapa daerah di  Karangasem reencana dijadikan sebagai perkebunan  pohon kapas sebagai  bahan membuat benang untuk kain tenun tradisional.

Desa Datah Kecamatan Abang, Seraya Timur Kecamatan Krangasem, dan Tulamben Kecamatan Kubu akn ditanami kapas.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved