Breaking News:

Berita Gianyar

Hindari Mobil Kijang Mogok di Genangan Air, Truk Sembako Terperosok di Ubud Gianyar

Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Ubud mengakibatkan jalan penghubung Banjar Nyuh Kuning ergenang air

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali / I Wayan Eri Gunarta
sebuah truk sembako terjebak di got di Jalan Nyuh Kuning - Pengosekan, Ubud, Gianyar, Bali, Senin 6 Desember 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali mengakibatkan jalan penghubung Banjar Nyuh Kuning dengan  Pengosekan, Kecamatan Ubud tergenang air hingga mengakibatkan kendaraan harus mengantri untuk melintas, Senin 6 Desember 2021 pagi.

Bahkan, akibat genangan air cukup tinggi, mengakibatkan sebuah mobil kijang mogok di tengah jalan. 

Ketika itu, I Gede Suinata (43) asal Tabanan yang mengendarai truk bermuatan sembako dan jualan toko, berencana mengindari Kijang yang mogok tersebut.

Tak disangka, ban belakang sebelah kirinya terperosok ke got. Sebagai sopir yang bertanggung jawab, ia tidak mau mengeluarkan kendaraannya dari kubangan tersebut dengan cara dipaksa.

Sebab ia tak ingin barang-barang yang diangkutnya rusak. Karena itu, iapun mencari bantuan tukang derek. 

Baca juga: Kepuasan Publik Atas Kinerja Jokowi Naik, Dipengaruhi Perekonomian Nasional yang Terus Membaik

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu Nasional 22 Desember 2021 Dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Baca juga: Promo Alfamart 6 Desember 2021, Promo Super Monday, Minyak Goreng Tropical hanya Rp11.800

Beruntung, kendaraannya saat itu tidak memakan banyak badan jalan, sehingga kendaraan lain masih bisa melintas.

Meskipun terlihat ada antraian kendaraan yang cukup panjang di depan atau di belakang truk yang dikendarai Suinata.

Hal itu bukan karena truk Suinata, namun kendaraan tersebut mengantri melewati genangan air.

Kepada Tribun Bali, Gede Suinata mengatakan, ia sudah sering melintas di Jalan Nyuh Kuning - Pengosekan ini.

Namum baru kali ini ia melihat adanya genangan air ini. "Sering lewat sini, tapi baru kali ini lihat ada banjir. Mungkin karena hujan lebat kemarin sampai pagi tadi," ujarnya. 

Suinata mengatakan, truknya terperosok ke got akibat mengindari kijang yang mogok di tengah genangan air.

"Saya datang dari Mengwi (Badung) rencana ke Karangasem, mengantarkan barang dagangan ke toko-toko. Pas di sini, ada Kijang mogok, saya mau menghindar tapi ban belakang kiri masuk got. Tadi teman-teman mau bantu derek dengan truk, tapi takutnya kondisi makin parah. Solusi terbaik, saya minta bantuan jasa derek," ujarnya. 

Suinata mengungkapkan, ia bekerja di perusahaan retail skala nasional. Iapun berharap, perusahaannya tidak membebankan biaya yang harus dikeluarkan karena musibah ini hanya pada dirinya.

Baca juga: Petisi Ayah Vanessa Angel Diboikot Viral, Doddy Sudrajat Lakukan Tindakan Tak Terduga ini

Baca juga: UPDATE Erupsi Semeru: 1.300 Warga Harus Mengungsi, Perusahaan Tambang Diminta Bantu Evakuasi Korban

"Harapan saya cuma satu, perusahaan tidak hanya membebankan saya atas biaya yang keluar. Minimal 50:50 saja. Tidak seperti dulu, setiap biaya yang keluar, saya sendiri yang menanggung," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved