Breaking News:

Berita Jembrana

Kisah Pilu Abdillah, Istri Melahirkan Tanpa Bantuan Medis, Saat Hujan Badai Ombak Tinggi di Jembrana

Kisah pilu diceritakan oleh Abdillah, istrinya terpaksa melahirkan tanpa bantuan tenaga medis saat hujan badai dan gelombang tinggi melanda Jembrana

(Tribun Bali/I Made Ardhiangga).
Rumah Abdillah hancur lebur dihantam gelombang pasang, di Kabupaten Jembrana, Bali, Kamis 6 Desember 2021. Kisah pilu diceritakan oleh Abdillah, istrinya terpaksa melahirkan tanpa bantuan tenaga medis saat hujan badai dan gelombang tinggi melanda Jembrana. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kisah pilu diceritakan oleh Abdillah, 49 tahun, warga Banjar Pebuahan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.

Hal ini akibat dampak dari gelombang tinggi pasang air laut dan angin kencang pada Sabtu 5 Desember 2021 malam hari hingga Senin 6 Desember 2021 pagi tadi.

Abdillah mengaku, gopoh gopoh karena istrinya melahirkan di saat cuaca ekstrem melanda tempat tinggalnya.

Abdillah menuturkan, anak perempuannya yang lahir dengan selamat lahir tanpa bantuan tenaga medis.

Anak perempuannya itu lahir ketika cuaca buruk atau ekstrem.

Baca juga: BREAKING NEWS: Klungkung Diguyur Hujan Deras Sejak Minggu Sore, Pohon Tumbang hingga Senderan Jebol

Gelombang tinggi menghempas hingga air laut memasuki pemukiman warga.

Belum lagi hujan deras mengguyur.

Ia pun tidak dapat berbuat banyak disebabkan kondisi istrinya kontraksi sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Sehingga meminta bantuan ke dukun anak di desanya.

“Ya gimana mas. Mau panggil ambulans gak bisa, mau dibawa ke rumah sakit juga gak bisa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved