AC Milan Vs Liverpool, Duel Hingga Keringat Terakhir
AC MILAN siap memanfaatkan status sebagai tim tuan rumah pada saat menghadapi tim tangguh, Liverpool
TRIBUN-BALI.COM- AC MILAN siap memanfaatkan status sebagai tim tuan rumah pada saat menghadapi tim tangguh, Liverpool di pertandingan terakhir grup B Liga Champions di San Siro, Milan pada Rabu (8/12).
"Pertarungan untuk berjuang hingga tetes keringat terakhir. Karena kami kembali main di kandang dan di situlah tempat kami ingin tinggal!," tulis AC Milan di akun Twitter-nya.
Zlatan Ibrahimovic mengungkapkan keyakinannya AC Milan bisa menang atas Liverpool.
Menurutnya, Il Rossoneri harus punya keyakinan kuat untuk bisa menang.
“Kami harus menggunakan adrenalin untuk mendapatkan apa yang kami inginkan. Keberuntungan? Saya tidak percaya pada keberuntungan. Saya lebih kuat dari keberuntungan," ucap Ibra dikutip Sempremilan.
"Kami hanya harus melakukan pekerjaan kami, percaya pada diri kami sendiri. Milan telah berubah bukan hanya karena saya. Kita dapat mengatakan bahwa Milan telah kembali ke level tinggi, di mana dia seharusnya berada. Apakah Ibra membawa keajaiban? Selalu," katanya.
Keyakinan seperti itu perlu dipegang teguh skuat AC Milan, meski peluang untuk lolos babak 16 Besar Liga Champions musim ini sangat sulit.
Milan akan berjuang habis-habisan untuk bisa menang dengan skor besar melawan Liverpool di laga terakhir penyisihan grup B Liga Champions.
Baca juga: Kabar Transfer AC Milan: Rossoneri Punya Strategi Darurat, Paolo Maldini Revisi Daftar Incaran
Baca juga: Duel Hidup Mati AC Milan vs Liverpool UCL 2021/2022, Pioli Optimistis Timnya Petik Kemenangan
Hanya The Reds yang telah memastikan diri lolos babak 16 Besar dari grup yang disebut-sebut sebagai grup maut ini.
Pertandingan AC Milan melawan Liverpool akan digelar bersamaan dengan laga yang mempertemukan dua tim rival yang juga sama-sama punya peluang yaitu Porto dan Ateltico Madrid.
Mereka siap bentrok dalam pertandingan yang digelar di Stadion Do Dragao.
AC Milan harus menang pada laga melawan Liverpool.
Hasil seri atau kalah dari Liverpool akan memastikan Milan tersingkir.
Saat ini, di klasemen grup B, AC Milan berada di peringkat 3 dengan 4 poin.
Sama dengan jumlah yang diraih Porto.
Liverpool telah memastikan diri lolos babak 16 besar berada di puncak klasemen grup B dengan 15 poin.
Porto di peringkat kedua dengan mengumpulkan 5 poin.
AC Milan masih punya peluang lolos babak 16 Besar dengan sejumlah syarat. Yang pertama adalah adalah menang atas Liverpool.
Namun menang atas Liverpool saja belum cukup untuk bisa menjamin AC Milan lolos babak 16 Besar.
Syarat lainnya adalah Porto tidak menang atas Atletico Madrid.
Jika Porto menang dalam pertandingan atas Atletico Madrid maka pupuslah harapan Milan untuk bisa lolos babak 16 Besar.
Idealnya adalah AC Milan menang atas Liverpool dan Porto bermain imbang lawan Atletico Madrid.
Sebuah kemungkinan yang sulit, tapi itu tetap ada kans itu terjadi.
Jika Porto mengalahkan Atletico, maka Porto mengumpulkan delapan poin dan Milan gagal ke 16 Besar.
Jika Atletico Madrid mengalahkan Porto, mereka akan mengumpulkan 7 poin, sama dengan jumlah poin yang dicapai Rossoneri.
Sehingga, jika pada saat yang sama AC Milan menang atas Liverpool maka akan ditentukan oleh selisih gol. Saat ini, Milan memiliki selisih gol -2 dibandingkan dengan Atletico -3.
AC Milan harus menang atas Liverpool dengan selisih gol yang besar dari kemenangan Atletico dari Porto.
Liverpool menang dalam 5 laga penyisihan grup.
Mereka menjadi satu-satunya tim yang lolos dari grup B.
Grup B ini disebut grup maut dengan Porto, AC Milan, dan Atletico Madrid masih bersaing hingga laga terakhir fase grup. Ketiga tim masih punya peluang lolos babak 16 Besar.
Porto akan lolos jika mereka menang atas Atletico Madrid di laga terakhir.
Sedangkan AC Milan akan lolos jika mereka menang atas Liverpool di laga terakhir, dengan selisih gol lebih baik dari selisih gol Atletico Madrid.
Selain itu, syarat lainnya adalah Porto tidak menang atas atas Atletico Madrid, dan jika Atletico Madrid menang atas Porto, selisih gol Atletico Madrid lebih rendah dari selisih gol AC Milan.
Atletico Madrid juga masih punya peluang lolos babak 16 Besar dengan syarat mereka menang atas Porto dengan selisih golnya di klasemen grup B lebih tinggi dari selisih gol yang dibuat oleh AC Milan.
Bukan hal yang mudah bagi AC Milan untuk menang bahkan dengan skor besar saat menghadapi Liverpool.
Dalam duel AC Milan menghadapi Liverpool, Kedua tim telah bertemu dalam dalam 5 pertandingan.
Dalam 5 pertandingan ini, Liverpool telah memenangkan 4 pertandingan, sedangkan AC Milan meraih satu kemenangan.
Yang paling terkenal dari duel kedua tim ini adalah pada pertandingan final Liga Champions 2005 di Istanbul, Turki.
Saat itu, Liverpool yang sempat tertinggal 0-3 mampu membalas menjadi 3-3 sebelum dilanjutkan dengan adu penalti.
Dalam adu penalti itu, The Reds akhirnya menang dengan skor 6-5.
Sementara itu, Junior Messias, pemain yang mencetak gol kemenangan saat melawan Atletico Madrid tetap percaya AC Milan punya peluang.
Berkat Messias, Milan masih memiliki kans lolos ke babak sistem gugur.
“Syukurlah kita membicarakan ini dan gol di Madrid karena jika tidak, segalanya akan berbeda. Ketika saya datang ke sini sangat sedikit orang yang menginginkan saya, tetapi untungnya dengan kerja keras saya berhasil menunjukkan bahwa saya pantas berada di sini,” kata Messias.
"Senang membicarakan kisah saya, tetapi ... cukup banyak orang yang tahu tentang apa yang telah saya lakukan untuk berada di sini. Sekarang saya perlu memikirkan Milan dan musim yang saya alami," katanya.
Manajer AC Milan, Stefano Pioli siap mempelajari Liverpool sebelum pertandingan penentuan ini.
“Mereka adalah tim yang lebih kuat, di antara yang terkuat di Eropa. Kami memiliki kesempatan ini setelah pertandingan hebat di Madrid, kami akan mencobanya. Sekarang kami akan memulihkan energi kami. Mereka bisa dikalahkan dalam fase bertahan,” kata Stefano Pioli.
Tantangan yang harus dihadapi adalah 6 pemain AC Milan saat ini sedang cedera.
Termasuk Ante Rebic, Simon Kjaer, Olivier Giroud, Poetro Pellegri, Davide Calabria, dan Samu Castillejo.
Sedangkan di tim Liverpool, James Milner terkena akumulasi kartu.
Roberto Firmino, Harvey Elliott, Curtis Jone sedang cedera. Sedangkan Naby Keita dan Joe Gomez diragukan bisa bermain.
Liverpool telah memegang tiket lolos babak 16 Besar.
Ada peluang, beberapa pemain intinya akan diistirahatkan.
Namun, The Reds tetap akan berusaha mempertahankan rekor sempurna melakukan sapu bersih kemenangan di fase grup Liga Champions.
Baca juga: Jika AC Milan Lolos dari Babak Penyisihan Liga Champions Diprediksi akan Lebih Getol Belanja Pemain
Baca juga: Skenario AC Milan Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions, Wajib Menang Lawan Liverpool
Asisten Pelatih Liverpool, Pepijn Lijnders telah menguraikan bagaimana cita-cita legenda AC Milan, Arrigo Sacchi telah membentuk pola pendekatan pelatih Jurgen Klopp dan staf pelatihnya.
“Sacchi, di atas segalanya, memberi contoh dengan keyakinan pelatihannya. Saya masih menonton video latihannya berulang-ulang, mungkin untuk yang ke-300 kali,” katanya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/para-pemain-ac-milan-merayakan-kemenangan-2-0-lawan-salernitana.jpg)