Breaking News:

Berita Bangli

Fragmen Tari Gugurnya Pahlawan Bangli AA Anom Mudita Awali Pembukaan Penglipuran Village Festival

Kisah bersejarah tersebut diangkat melalui pementasan fragmentari berjudul Gugurnya Sang Ksatriya di Desa Penglipuran.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Parade Budaya pada pembukaan Penglipuran Village Festival, Selasa (7/12/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kisah mengenai gugurnya pahlawan asal Bangli, Kapten Anak Agung Anom Mudita di Desa Penglipuran menjadi acara pembuka Penglipuran Village Festival (PVF) VIII.

Kisah bersejarah tersebut diangkat melalui pementasan fragmentari berjudul Gugurnya Sang Ksatriya di Desa Penglipuran.

Pementasan yang berlangsung di luar area Pura Penataran Penglipuran itu berlangsung dengan meriah.

Tari serta tetabuhan gamelan yang dibawakan dengan sangat piawai oleh muda-mudi Penglipuran, seolah menghipnotis seluruh orang di sekitar. Baik itu warga Penglipuran, Wisatawan, hingga para tamu undangan. Kendati sebagian besar dialog, dibawakan menggunakan bahasa Bali.

Baca juga: Lantik Pengurus DPC, Nasdem Bangli Target Lima Kursi di Pileg 2024

Setelah pementasan Fragmen tari, pada acara pembukaan PVF VIII, dilanjutkan dengan parade budaya. Kali ini yang ikut berpartisipasi dari semua kalangan.

Mulai dari lansia, paruh baya, remaja, hingga anak-anak. Pun demikian, parade ini juga menarik perhatian para pengunjung yang hadir.

Tak sedikit dari mereka yang nampak mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel pintarnya.

Diketahui, Penglipuran Village Festival merupakan acara tahunan di Desa Penglipuran.

Acara ini biasanya digelar pada pertengahan bulan Desember hingga akhir tahun.

Namun demikian, acara tahunan ini sempat rehat setahun, akibat merebaknya pandemi Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved