Berita Gianyar

ODGJ di Beng Gianyar Aniaya Ibunya hingga Luka-luka, Tinggal Berdua dan Kehabisan Biaya Obat

ODGJ di Beng Gianyar Aniaya Ibunya hingga Luka-luka, Tinggal Berdua dan Kehabisan Biaya Obat

Tribun Bali/Eri Gunarta
Seorang warga di Kelurahan Beng, Gianyar, Bali, diamankan Dinas Satpol PP Gianyar, Selasa 7 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Seorang warga di Kelurahan Beng, Gianyar, Bali, diamankan Dinas Satpol PP Gianyar, Selasa 7 Desember 2021.

Laki-laki berinisial IKT (38) itu langsung diangkut ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali, di Bangli.

Diketahui, IKT yang mengalami gangguan kejiwaan sempat menganiaya ibunya hingga mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke klinik.

Nasib keluarga ini cukup memperihatinkan.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, beberapa hari lalu IKT sebenarnya sudah sempat dirawat di RSJ. 

Baca juga: ODGJ Ngamuk di Terminal Ubung Denpasar Diamankan Satpol PP, Kini Dirujuk ke RSJ Bangli

Selama ini, IKT hanya tinggal berdua dengan ibunya yang sudah lanjut usia.

IKT sendiri berstatus sebagai bujangan.

Kondisi perekonomian yang serba terbatas membuat kebutuhan obat IKT sulit dipenuhi.

Sebab untuk mendapatkan obat, IKT harus datang ke RSJ di Kabupaten Bangli.

Lantaran tercekik biaya dan obatnya habis, IKT pun kehilangan kesadaran lagi hingga melakukan penganiayaan terhadap ibunya. 

Kasatpol PP Gianyar, I Made Watha mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah pernah mengamankan IKT dan telah mengangkutnya ke RSJ Bali.

Sempat menjalani perawatan beberapa hari, IKT dipulangkan kembali. 

“Dua hari yang lalu ODGJ ini datang dari RSJ Bangli, tapi ngamuk lagi dan memukul ibu kandungnya. Sekarang ibunya sudah dilarikan ke Klinik Bunda di Jalan Patih Jelantik untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.

Baca juga: Satuan Polisi PP Kota Denpasar Amankan Dua Wanita ODGJ Asal Tangerang Selatan dan Jawa

Dia mengatakan, IKT mengamuk lantaran kehabisan obat.

Demi menciptakan rasa aman di lingkungan setempat, pihaknya pun kembali membawa yang bersangkutan ke RSJ.

"Yang bersangkutan ini di rumahnya hanya satu KK yaitu dia dengan ibunya. Jadi kita antar kembali ke RSJ Bangli,” ujarnya.

Pihaknya pun berharap, yang bersangkutan menerima penanganan baik dari pihak rumah sakit.

Supaya yang bersangkutan bisa mengurus orangtuanya yang sudah berumur.

"Mudah-mudahan upaya kami membawanya ke RSJ nanti bisa menyembuhkan, dan bisa merawat ibunya," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved