Breaking News:

Berita Klungkung

Rugikan Negara Rp 4,4 Miliar, Dua Tersangka Korupsi LPD Ped Ditahan Kejari Klungkung

Kejari Klungkung melakukan penahanan terhadap tersangka tindak pidana dugaan penyelewengan/penyalahgunaan dana LPD Ped

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Istimewa
Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung Shirley Manutede. Kejari Klungkung melakukan penahanan terhadap tersangka tindak pidana dugaan penyelewengan/penyalahgunaan dana LPD Ped. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Klungkung melakukan penahanan terhadap tersangka tindak pidana dugaan penyelewengan/penyalahgunaan dana LPD (Lembaga Perkreditan Desa), Desa Adat Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, IMS selaku Ketua LPD Ped dan IGS selaku petugas bagian Kredit.

Tersangka IGS dan IMS dilakukan penahanan setelah pemeriksaan sebagai tersangka, Senin 6 Desember 2021 mulai pukul 12.30 Wita.

Berdasarkan Surat Perintah penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung dengan Nomor Print-797/N.1.12/Fd.1/12/2021 dan Nomor Print-798/N.1.12/Fd.1/12/2021 tanggal 6 Desember 2021 yang ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung Shirley Manutede.

"Sebelum ditahan, kedua tersangka diperiksa kesehatannya dan dinyatakan dalam keadaan sehat.

Tersangka ditahan selama 20 hari ke depan mulai tanggal 6 Desember 2021, sampai 25 Desember 2021," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung Shirley Manutede.

Baca juga: Diperiksa Lebih dari 3 Jam, Kejari Klungkung Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi LPD Ped

Dari hasil penyidikan perkara tersebut, diketahui terdapat dugaan peristiwa pidana, antara lain  laporan pertanggungjawaban keuangan yang tidak jelas dan tidak disertai dengan bukti dukung.

Uang pesangon kepada pengurus LPD yang diberikan sebelum adanya pemutusan hubungan kerja.

Serta masalah selisih bunga kredit yang tidak dilaporkan pada laporan pertanggungjawaban.

Sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 4.421.632.060 berdasarkan laporan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara.

Atas dugaan penyelewengan/penyalahgunaan dana LPD Desa Adat Ped Kecamatan Nusa Penida periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2020 nomor: X.700.04/218/IP.IV/ITDA tanggal 1 Desember 2021 yang dikeluarkan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved