Breaking News:

Berita Badung

Surat Tuntutan Jaksa Belum Siap, Hakim Tunda Sidang Tuntutan Kasus Suami Bunuh Istri di Badung

Sejatinya terdakwa asal Banjar Sibang, Desa Jagapati, Abiansemal, Badung ini akan menjalani sidang tuntutan secara daring

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Kompas.com
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terdakwa I Made Maranda alias Dek Ping (35), yang tega membunuh istrinya, Ni Luh Putu Russiani, batal menjalani sidang tuntutan.

Ini lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap akan surat tuntutan.

Demikian disampaikan Aji Silaban selaku penasihat hukum terdakwa saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa, 7 Desember 2021.

Sejatinya terdakwa asal Banjar Sibang, Desa Jagapati, Abiansemal, Badung ini akan menjalani sidang tuntutan secara daring.

Baca juga: 1.500 Personel Siap Tangani Bencana Alam di Wilayah Hukum Polres Badung

"Sidang pembacaan surat tuntutan ditunda, karena jaksanya belum siap. Sidang tuntutan akan digelar pekan depan," terang pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini.

Diketahui dalam perkara ini, JPU mendakwa terdakwa Made Miranda dengan dua pasal. Yakni Pasal 44 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dan Pasal 338 KUHP karena sengaja menghilangkan nyawa orang lain.

Seperti diketahui, peristiwa berdarah ini terjadi 18 Juni 2021 sekira pukul 22.00 WITA bertempat di rumah terdakwa di Banjar Sibang, Desa Jagapati, Abiansemal, Badung.

Mulanya, terjadi pertengkaran antara terdakwa dan korban. Terdakwa memarahi korban hanya karena pergi tanpa izin dan pulang terlambat ke rumah.

Pertengkaran itu sempat terhenti. Korban masih meminta suaminya untuk menemani pergi ke kamar mandi.

Namun seusai keluar dari kamar mandi, korban kembali diajak mengobrol oleh terdakwa di depan garasi untuk membahas pertengkaran sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved