Breaking News:

Berita Karangasem

Perahu Tanpa ABK Terombang-ambing di Perairan Karangasem, Diduga Alami Kebocoran

Perahu tanpa ABK terombang - ambing sekitar Perairan  Songan, Desa Seraya Timur, Kecamatan  Kaarangasem, Selasa (7/12) sekitar pukul 16.00 wita.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Saiful Rohim
Perahu tanpa ABK terombang - ambing di tengah laut di Bunutan, Kecamatan Abang, Rabu (8/12) pagi hari 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Perahu tanpa ABK terombang - ambing sekitar Perairan  Songan, Desa Seraya Timur, Kecamatan  Karangasem, Selasa (7/12) sekitar pukul 16.00 wita.

Perahu berwarna  hijau  serta biru mengapung di tengah laut, tanpa mengetahui arah tujuan selama beberapa jam.

Kepala Satpol Air Polres Karangasem, AKP I Gusti Bagus Suteja, mengungkapkan, perahu yang terombang-ambing bermula dari informasi masyarakat.

Personil dari Satpol Air dan Bakamla laangsung ke lokasi untuk memastikan.

Setelah dicek ternyata ada perahu mngapung tanpa ABK.

Baca juga: Persib Bongkar Rekrutan Baru di Bursa Transfer Musim Ini, Geoffrey Castillion Tamat

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN PT Sucofindo Desember 2021 untuk Lulusan S1, Ada 4 Posisi Dibutuhkan

"Personel Satpolairud Polres Karangasem bersama personel Bakamla mendatangi TKP. Sampai dilokasi, perahu yang mengapung tanpa awak sudah beralih ke Perairan Kusambi, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem,"jelas I Gusti  Bagus Suteja, Rabu (8/12) pukul 11.00 wita.

Saat pengecekan, kapal dalam kondisi rusak.

Tidak ada ABK. Peralatan,  perlengkapan yang ada di dalam miring ke kiri. Nama kapal yakni Sinar Bahari.

Warna hijau kombinasi biru. Panjangnya sekitar 20 meter, dan lebar 5 meter.

Ukuran 29 GT, dan berisi keterangan GT29 No. 566/LC.

"Diduga kapal mengalami kebocoran. Petugas telah melakukan upaya penarikan kapal untuk dibawa ke daratan dengan mengunakan dua jukung, tapi tidak berhasil," akui I Gusti Bagus  Sutedja.

Saat ini bangkai kapal sudah bergeser ke Perairan Batu Manak, Bunutan, Kecamatan  Abang.

Pihaknya meminta nelayan agar tetap waspada dan hati - hati saat turun melaut.

Baca juga: Gebyar Vaksinasi Covid-19 Door to Door di Jembrana, Polsek Negara Sasar 99 Warga

Baca juga: Nasi Kuning Sambal Kecombrang di Warung Ngawi Denpasar, Seporsi Hanya Rp 10 Ribu: Kenyang Puas

Mengingat  cuaca di tengah laut tidak bersahabat.

Para nelayan  dihimbau membawa peralataan serta perlengkapan keselamatan.

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat akan mencari ikan di laut.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved