Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Nasional

UPDATE: Kemenkes Sebut Tidak Benar 4 Warga Jakarta Terpapar Omicron

Kabar mengenai masuknya Covid-19 Varian Omicron di wilayah Indonesia dibantah Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Tayang:
Editor: Harun Ar Rasyid
Istimewa
Juru bicara Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi M Epid 

TRIBUN-BALI.COM - Kabar mengenai masuknya Covid-19 Varian Omicron di wilayah Indonesia dibantah Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kemenkes memberikan klarifikasi bahwa tidak benar varian baru Covid-19 Omicron telah terdeteksi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Tidak benar (varian Omicron terdeteksi di Bekasi)," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi dalam pesan tertulis kepada Kompas.TV, Rabu 8 November 2021. 

Lebih lanjut, Nadia menegaskan bahwa varian Omicron sampai saat ini belum terdeteksi di Indonesia.

"Sampai saat ini belum terdeteksi (di Indonesia)," ujarnya.

Hal tersebut diungkapkan Siti Nadia Tarmizi menanggapi soal ditemukannya varian Omircron di Kabupaten Bekasi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pulang dari Luar Negeri, 4 Warga Jakarta Terpapar Covid-19 Varian Omicron

Sebelumnya, melansir laman resmi Kabupaten Bekasi, empat orang warga di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dinyatakan terpapar virus Covid-19 varian baru Omicron.

Mereka dilaporkan terpapar setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti empat warga yang terpapar varian Omicron merupakan warga DKI Jakarta.

"Jadi 4 orang warga yang terpapar virus Omicron itu bukan warga Kabupaten Bekasi tetapi warga DKI Jakarta," kata Sri Enny seperti dilansir dari laman resmi Pemkab Bekasi bekasikab.go.id, Selasa 7 Desember 2021.

Enny menjelaskan empat orang tersebut sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Adapun hasil positif terpapar varian Omicron, diketahui setelah melakukan pemeriksaan sampel i laboratorium Farmalab.

Lebih lanjut, Kadinkes meminta agar Pemkab Bekasi tetap harus waspada terhadap varian jenis baru dari Covid-19 itu.

"Pemkab harus waspada terhadap warga yang baru datang dari luar negeri. Apalagi warga Jabar dimana pergerakannya dari luar negeri cukup banyak," ujarnya.

Sri Enny juga meminta para camat agar berperan aktif terhadap warga yang baru, terutama mereka yang baru datang dari luar negeri.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini varian baru Covid-19 Omicron sudah memasuki Singapura.

Pernyataan ini disampaikan Jokowi saat memberi pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah Tahun 2021, Kabupaten Badung, Bali, yang dipantau secara daring, Jumat (3/12/2021).

Presiden meminta seluruh pihak untuk mengantisipasi masuknya varian baru, terutama kepolisian daerah (Polda) dan tentara negara indonesia (TNI) untuk menjaga di wilayah perbatasan negara.

"Hati-hati, tadi pagi saya sudah dapat kabar, sudah sampai ke Singapura. Utamanya, Polda-polda yang berkaitan dengan perbatasan dengan negara-negara lain, karena yang membawa bisa orang-orang asing, bule-bule, tapi juga dari warga negara kita sendiri. Utamanya tenaga kerja kita yang dari luar, waktu masuk kembali pulang kampung," kata Presiden.

Selain itu juga, varian Omicron telah terdeteksi di Malaysia. Menteri Kesehatan Malaysia mengungkap kasus infeksi virus corona varian Omicron pertama di Malaysia pada seorang mahasiswa asing dari Afrika Selatan.

Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan bahwa pihak berwenang telah menguji ulang sampel positif setelah WHO mengumumkan varian Omicron sebagai Variant of Concern pada 24 November lalu.(*)

Baca juga: Bila Tak Ada Respons Surat Terbuka & Wisman Belum Datang per Desember, Forum Bali Bangkit Akan Demo

Baca juga: Ribuan Event Libur Nataru Terlanjur Batal Akibat Aturan PPKM Level 3, Ini Kata Forum Bali Bangkit

Berita ini telah tayang di Tribunnews dengan judul: Dinkes Bekasi Sebut 4 Warga Jakarta Terpapar Omicron, Kemenkes Bilang Tidak Benar

Berita Nasional

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved