Persib
Beber Pengamat Bola Soal Hancurnya Strategi Alberts Seketika, Persib Terlambat Transisi, Aji Efektif
Pengamat sepak bola sekaligus mantan striker Maung Bandung, Sujana, membeberkan analisisnya terkait kekalahan telak Persib Bandung atas Persebaya
TRIBUN-BALI.COM – Pengamat sepak bola sekaligus mantan striker Maung Bandung, Sujana, membeberkan analisisnya terkait kekalahan telak Persib Bandung atas Persebaya Surabaya disebabkan oleh beberapa faktor.
Satu di antaranya adalah kemampuan efektif lini depan Persebaya Surabaya yang sukses memanfaatkan peluang di jantung pertahanan Persib Bandung.
Sujana pun menilai kekalahan Persib Bandung bukan juga terkait solidnya lini pertahanan Persebaya yang sulit ditembus.
Namun menurutnya, lebih karena starting XI Robert Alberts lengah dan kerap membuat kesalahan sendiri hingga Persib Bandung menderita kekalahan besar 0-3 dari Persebaya Surabaya.
"Sebenarnya penguasaan bola dan dominasi permainan dimiliki Persib Bandung, terutama di babak pertama. Lantaran rapatnya pertahanan Persebaya Surabaya dan tidak adanya ancaman ke gawang Persib, para pemain Persib terus fokus menyerang," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Rabu (8/12/2021).
Baca juga: Alberts Ungkap Penyebab Kekalahan Persib, Taisei Marukawa Jadi Mimpi Buruk Bek Maung Bandung
Baca juga: Bursa Transfer Persib: Maung Bandung Carikan Kawan Duet David da Silva, Bagaimana Nasib Wander Luiz?
Keasyikan menyerang, Wander Luiz dan kawan-kawan terlambat membangun pertahanan.
"Lupa melakukan transisi ke bertahan, hasilnya blunder berkali-kali terjadi di pemain belakang, dan seperti inilah hasilnya," kata Sujana.

Menurutnya, begitu tertinggal satu gol dari Persebaya Surabaya, strategi yang dimainkan Persib Bandung pada babak pertama seketika hancur.
Para pemain tampak tidak sabar dalam membangun serangan dan terburu-buru mencari gol penyama kedudukan.
Hal itu, lanjutnya terlihat jelas dari perubahan organisasi permainan, yang semula mengandalkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki, menjadi umpan panjang dari lini belakang ke Wander Luiz di jantung pertahanan Persebaya Surabaya.
Namun, ketatnya penjagaan bek Persebaya membuat Wander Luiz tidak dapat berbuat banyak.
"Pemain Persib Bandung langsung tidak sabar begitu kebobolan satu gol dan terus menyerang hingga kembali melupakan transisi pertahanan."
"Bukannya, memperkecil kedudukan, justru Persebaya mampu memanfaatkan kelengahan pemain Persib dan meraih dua gol selanjutnya," ucapnya.
Baca juga: Bikin Kocar-kacir Bek Persib Bandung, Taisei Marukawa Tampil Garang Bareng Persebaya, Ini Puji Aji
Terkait kembali tidak produktifnya kedua bomber Persib Bandung, Wander Luiz dan Geoffrey Castillion, dalam beberapa pertandingan terakhir, Sujana mengatakan seorang stiker itu, tidak selalu diukur dari jumlah gol.
"Tapi juga kontribusinya membuka ruang dan melepaskan umpan kepada pemain lain yang memiliki kesempatan lebih besar untuk cetak gol. Itu juga bagian dari tugas striker. Inilah yang dimainkan oleh Wander Luiz saat melawan Persebaya."