Serba Serbi

Prosesi Ngereh dan Sakralisasinya dalam Hindu di Bali

Biasanya ngereh dilakukan di area setra (kuburan). Dijelaskan dalam beberapa lontar, seperti Ganapati Tatwa dan lontar pangerehan

istimewa
ilustrasi rangda 

Kemudian ditarikan sesuai dengan gerakan yang dilakukan oleh ida sesuhunan.

“Tetapi jangan dilepas dulu, harus dihaturkan sajeng pamendakan agung, dan beberapa sarana upakara lainnya. Ini untuk memastikan bahwa spirit yang hadir adalah benar spirit beliau,” tegasnya.

Begitu pemundut menyebutkan nama sesuai dengan spirit beliau, baru boleh dilepaskan dan menari di setra.

Setelah prosesi selesai, maka barong dan rangda sesuhunan akan dilinggihkan di pura dan dijaga oleh masyarakat adat itu sendiri. (*)

Artikel lainnya di Serba Serbi

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved