Breaking News:

Berita Bangli

Bangli Kekurangan 21 Dokter Umum, Sementara Pakai Cara Delegasi Perawat dan Bidan

Pelayanan kesehatan di Kabupaten Bangli, Bali hingga kini masih belum maksimal.

pixabay.com
Ilustrasi dokter -Bangli Kekurangan 21 Dokter Umum, Sementara Pakai Cara Delegasi Perawat dan Bidan 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pelayanan kesehatan di Kabupaten Bangli, Bali hingga kini masih belum maksimal.

Jumlah tenaga dokter umum belum terpenuhi.

Berdasarkan data, Bangli kekurangan 21 dokter umum.

Kepala Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Arsana menjelaskan, berdasarkan analisa jabatan dan analisa beban kerja (Anjab ABK) puskesmas yang sudah ada, kekurangan jumlah dokter umum mencapai 21 orang.

Baca juga: Soal Dokter di Nusa Penida yang Keluhkan Gaji Kecil, Kadiskes: Bulan November Tidak Pernah Masuk

"Berdasarkan Permenkes 43 tahun 2019 juga sudah memenuhi standar ketenagaan, khususnya dokter. Karena sesuai standar, untuk puskesmas rawat inap minimal ada dua dokter umum. Sedangkan puskesmas rawat jalan, minimal satu dokter umum," jelasnya, Jumat 10 Desember 2021.

Kata dia, penghitungan analisa kebutuhan beban kerja dibagi menjadi dua.

Yakni penghitungan Anjab ABK dan berdasarkan rasio penduduk.

"Penghitungan berdasarkan rasio penduduk, kami bisa menghitung secara kabupaten," jelasnya.

"Hingga kini masih dalam proses dan memerlukan waktu. Kalau berdasarkan Anjab ABK, kami hanya menghitung untuk dinas kesehatan dan puskesmas saja. Karena memang rumah sakit terpisah dari kami," sambung dia.

Untuk di Bangli saat ini ada lima puskesmas rawat inap.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved