Breaking News:

Berita Klungkung

6 Desa Sulit Air Bersih Pasca Banjir Bandang, Perumda Panca Mahottama Bangun Tanggul Darurat

Banjir bandang yang menerjang Nusa Penida, Bali, menyebabkan tanggul di sumber mata air Penida jebol

Eka Mita Suputra
BANJIR BANDANG - Pipa jaringan air bersih di Desa Ped pasca diterjang banjir bandang, beberapa waktu lalu. Dampak kejadian ini, warga di enam desa kesulitan mendapat air bersih - 6 Desa Sulit Air Bersih Pasca Banjir Bandang, Perumda Panca Mahottama Bangun Tanggul Darurat 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Banjir bandang yang menerjang Nusa Penida, Bali, menyebabkan tanggul di sumber mata air Penida jebol.

Hal ini sempat menyebabkan gangguan layanan air bersih di sejumlah desa.

Perumda Panca Mahottama harus membuat tanggul darurat.

Jebolnya tanggul di sumber mata air Penida berdampak pada layanan air bersih di enam desa, yakni di Desa Sakti, Kampung Toya Pakeh, Desa Ped, Desa Kutampi, Desa Batununggul, dan Desa Suana dengan jumlah sekitar 5.000 sambungan rumah.

Baca juga: Jebol Diterjang Banjir Bandang, Perumda Panca Mahottama Bangun Tanggul Darurat

"Selain sumber mata air yang keruh pasca diterjang banjir bandang, ada intik (tanggul) di sumber mata air Penida yang jebol," ungkap Direktur Utama (Dirut) Perumda Panca Mahottama I Nyoman Renin, Jumat 17 Desember 2021.

Sehari setelah bencana banjir bandang tersebut, penanganan langsung dilakukan dengan membuat tanggul darurat menggunakan karung pasir.

Setelah sumber mata air kembali jernih pasca banjir, air kembali mampu didistribusikan ke warga.

Hanya saja tekanan air dari sumber mata air penida ini tidak optimal.

"Sebelumnya produksi sumber mata air Penida itu 30 liter per detik, dengan tanggul darurat yang kami buat itu jadi produksinya tidak maksimal," jelasnya.

Kata dia, dampaknya membuat layanan air bersih di Desa Suana belum normal.

Perumda Tirta Mahottama pun harus distribusi air bersih ke Desa Suana dengan menggunakan mobil tangki.

Baca juga: 2 Objek Wisata Rusak Parah, Dampak Musibah Banjir Bandang Nusa Penida, Kolam Temeling Amblas

"Terkait tanggul yang jebol ini, kami buat perencanaan untuk melakukan perbaikan permanennya. Hal ini juga sudah kami koordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai Bali Penida dan itu sudah ditinjau," ungkap Renin.

Selain tanggul sumber mata air Penida yang jebol, Perumda Tirta Mahottama juga harus melakukan perbaikan tiga titik jaringan di Desa Ped, satu titik di Desa Kutampi dan dua titik jaringan di Desa Suana. (*).

Kumpulan Artikel Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved