Serba Serbi

Asuci Laksana, Berikut Rentetan Terbaik Sebelum Sembahyang

Dalam Hindu di Bali, sembahyang dikenal dengan istilah muspa, dan alat persembahyangan dikenal dengan sebutan pamuspan

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi sembagyang - Asuci Laksana, Berikut Rentetan Terbaik Sebelum Sembahyang 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Umat Hindu selain menghaturkan yadnya, juga menghaturkan sembahyang. Memohon agar mendapatkan perlindungan, keselamatan, serta kesejahteraan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

 Berikut ini, Tribun Bali akan memaparkan bagaimana tata cara sembahyang yang baik dan benar.

Sembahyang adalah wujud sujud bhakti, kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sehingga sembahyang harus dilakukan dengan setulus hati, dan penuh rasa ikhlas. Menyerahkan segalanya kepada beliau, dan memohon tuntunan agar diberikan jalan terbaik sesuai dengan ajaran agama.

Dalam Hindu di Bali, sembahyang dikenal dengan istilah muspa, dan alat persembahyangan dikenal dengan sebutan pamuspan.

Baca juga: Upakara Atau Banten, Berikut Makna dan Fungsinya Menurut Kepercayaan Hindu Bali

Dalam kitab Arjuna Wiwaha, Empu Kanwa menyebutkan kalimat 'Wahyadiatmika Sembahing Ulun'.

Makna kalimat ini, adalah bagaimana sikap dan tatacara serta alat-alat sembahyang dan ketulusan hati menghadap Sang Pencipta.

Sebelum sembahyang, seseorang harus asuci laksana atau melakukan pembersihan diri sendiri secara lahir dengan mandi.

Kemudian secara batin dengan konsentrasi dan pemusatan pikiran pada Tuhan.

Perlu diketahui, bahwa pakaian saat sembahyang pun sebaiknya berpakaian yang sopan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved