Breaking News:

Berita Klungkung

Darurat Perbaikan Jalan di 7 Titik, Kerusakan Infrastruktur Pasca Banjir Bandang Nusa Penida

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Klungkung telah mendata kerusakan infrastruktur

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kondisi jalan Desa Ped Nusa Penida, Klungkung, Bali yang rawan putus pasca banjir, Minggu 19 Desember 2021 - Darurat Perbaikan Jalan di 7 Titik, Kerusakan Infrastruktur Pasca Banjir Bandang Nusa Penida 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Klungkung telah mendata kerusakan infrastruktur pasca bencana banjir bandang Nusa Penida.

Ada tujuh titik jalan raya yang harus ditangani secara darurat menggunakan anggaran belanja tidak terduga.

Banjir bandang di Nusa Penida itu menyebabkan kerusakan infrastruktur yang cukup luas.

Namun penanganan darurat diprioritaskan pada akses jalan umum yang sangat vital untuk masyarakat.

Baca juga: Pasca Banjir Bandang Nusa Penida, 2 OPD Klungkung Usulkan Belanja Tidak Terduga

"Ada tujuh titik jalan raya yang kondisinya sudah darurat dan harus segera mendapatkan penanganan. Kami sudah usulkan perbaikannya dengan anggaran belanja tidak terduga," ungkap Kepala Dinas PUPRKP Klungkung I Made Jati Laksana, Minggu 19 Desember 2021.

Kata dia, tujuh titik jalan rusak parah itu tersebar di beberapa desa terdampak banjir.

Lokasi perbaikan jalan raya yang paling banyak terdapat di Desa Ped.

"Kondisi jalan yang kami tangani itu sudah rusak parah dan darurat. Jika tidak segera diperbaiki, bisa putus dan mengganggu akses masyarakat," ujar Jati.

Karena sifatnya darurat, pengerjaan dilakukan dengan penunjukan langsung.

Ada tiga rekanan yang ditunjuk untuk melakukan perbaikan jalan itu secara segera.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved