Breaking News:

Berita Gianyar

Kapten Hengki Beri Pembekalan Bela Negara di SMPN 2 Ubud

Kapten Inf. Hengki Histoveri mengatakan, tujuan bela negara ini untuk membentuk sikap dan perilaku osis, sebagai pemimpin di lingkungan kesiswaan.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Badrun
Kapten Hengki beri pembekalan bela negara di SMPN 2 Ubud, Gianyar, Bali, Selasa 21 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangga sebagai warga Indonesia, Pasiter Kodim 1616/Gianyar memberikan materi tentang bela negara dalam kegiatan latihan kepemimpinan (LATPIM) untuk osis masa bhakti 2021-2022  di SMP N 2 Ubud, Gianyar, Bali, Selasa 21 Desember 2021. 

Pasiter Kodim 1616/Gianyar, Kapten Inf. Hengki Histoveri mengatakan, tujuan bela negara ini untuk membentuk sikap dan perilaku osis, sebagai pemimpin di lingkungan kesiswaan agar memiliki jiwa conta terhadap NKRI, yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

"Latihan Kepemimpinan ini, untuk memberikan sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan yang diberikan, ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada pengurus osis baru," ujarnya.

Diharapkan, dengan jiwa nasionalisme, osis bisa menjadi pemimpin atau penengah persoalan antar siswa di sekolah.

Selain itu, diharapkan dengan rasa bangganya sebagai warga Indonesia, maka anggota osis dapat memberikan semangat bela negara di lingkungan sekolah.

Baca juga: Pertanian Sebagai Pilar Perekonomian dan Menguatkan Ekonomi Umat

Baca juga: Kerap Transaksi Narkoba di Seputaran Denpasar Selatan, Nurdin Terancam 20 Tahun Penjara

Baca juga: Ramalan Shio Besok Rabu 22 Desember 2021, Naga Lakukan Terobosan, Monyet Hati-Hati Jebakan

Disampaikan juga tentang hakekat ancaman yang semakin multidimensi yang mengancam negara. Di antaranya narkoba, korupsi, separatis, perusakan alam, terorisme, kerusuhan konflik horizontal, kemiskinan hingga penetrasi budaya asing.

"Jika rasa nasional kita tidak kuat, itu yang akan merusak diri kita dan bangsa kita," tandasnya. 

Menurut Kapten Hengki, cara bela negara bagi yang paling penting dilakukan oleh pelajar adalah belajar dengan baik, berprestasi, cinta tanah air dan bangsa, taat dan hormat kepada orang tua, melakukan kegiatan yang bermanfaat, menjaga jaga lingkungan hidup,  serta memelihara nilai-nilai seni dan budaya. 

"Belajar yang rajin, agar nanti bisa menjadi penemu yang dapat memajukan negara kita," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved