Mantan Suami Tidur Bareng Jasad Korban Selama 3 Minggu, Berawal dari Uang Rp 50 Ribu

Mantan Suami Tidur Bareng Jasad Korban Selama 3 Minggu, Berawal dari Uang Rp 50 Ribu

Tribun Bali/Prima
Ilustrasi mayat. 

TRIBUN-BALI.COM -- Mantan suami berinisial HH (49) nekat tidur bareng korban berinisial NZ (47) selama tiga minggu.

Bukan bermotifkan rasa sayang pada korban sehingga HH nekat melakukan hal tak biasa itu.

Belakangan terungkap HH tidur bersama jasad mantan istrinya setelah melakukan pembunuhan.

Pria asal Aceh Timur ini telah bercerai dengan korban sejak dua tahun silam.

Baca juga: KASUS SUBANG TERBARU: Jelang Penangkapan Eksekutor, Mabes Polri Beri Sinyal? Ada Sosok yang Merapat

"Terakhir korban meninggalkan rumah dan tidak pernah kembali, yakni pada Kamis pagi, 18 November 2021 lalu, untuk mengantar anaknya sekolah ke Lam Hasan, Kecamatan Peukan Bada,” tutur  Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha SIK, dalam konferensi pers yang di Mapolresta Banda Aceh, Senin (20/12/2021).

“Dari informasi yang diperoleh kemudian, tim melakukan penyelidikan intensif sehingga kecurigaan pun mengarah ke HH, mantan suami korban," sebut Kasat Reskrim.

Dari hasil pemeriksaan kepada HH, ia mengakui jika mayat itu sudah nyaris sebulan.

Baca juga: TERKINI KASUS SUBANG: Yanti Jubaedah Minta Nyawa Dibayar Nyawa, Orang Dekat Bisa Jadi Tersangka

Sebelum dibuang ke semak-semak, jasad korban sempat disimpan selama 24 hari di rumah tersangka.

NZ diketahui dihabisi nyawanya oleh pelaku yang tak lain adalah mantan suaminya pada Kamis (18/11/2021) pagi.

Hal itu bermula ketika korban mendatangi rumah pelaku untuk meminta uang Rp 50 ribu.

Uang tersebut akan digunakan korban untuk kepentingan membeli obat bagi anak mereka yang sakit.

Di samping itu, korban meminta uang Rp 50 juta, dari hasil penjualan rumah milik bersama sebesar Rp 150 juta.

Baca juga: UPDATE PEMBUNUHAN SUBANG: Yoris Didatangi Tuti dan Amalia, Utarakan Satu Permintaan

Antara pelaku dan korban memang sudah cerai sejak dua tahun silam.

Namun saat itu pelaku keberatan dengan permintaan uang oleh korban.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved