Breaking News:

Berita Tabanan

Pungut HP di Jalan Lalu Ganti Nomornya, Putu Sada Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Gurun Dedik dijerat pasal 362 KUHP tentang mengambil barang orang lain dengan maksud dimilik dan terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara

Polsek Marga
Polsek Marga saat menggelar perkara kasus hilangnya handphone di wilayah Desa Geluntung, Kecamatan Marga, Tabanan, Rabu 22 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Polsek Marga mengamankan seorang pria berusia 54 tahun.

Pria yang bernama I Putu Sada alias Gurun Dedik ini diamankan polisi lantaran sebelumnya menemukan HP milik warga di jalanan namun tak dikembalikan yang kemudian digunakan untuk sendirinya.

Karena hal itu, Gurun Dedik dijerat pasal 362 KUHP tentang mengambil barang orang lain dengan maksud dimiliki dan terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut bermula saat seorang siswa SMKN asal Banjar Geluntung Kelod, Desa Geluntung, Kecamatan Marga, Tabanan, I Made Adi Dharma Putra (17) yang kehilangan handphone.

Baca juga: Bupati Bangli Tegaskan Gebrakan Pembangunan pada 2022 Bakal Lebih Dahsyat

Ia kehilangan handphone saat mencari pakan ternak pada 20 Oktober 2021 lalu sekitar pukul 08.00 Wita.

Sebelum handphone hilang, siswa yang dikenal dengan nama Ajung ini mencari ambengan (alang-alang) di wilayah Desa Geluntung.

Beberapa jam kemudian atau sekitar pukul 11.30 Wita, korban telah selesai mencari alang-alang yang selanjutnya segera pulang.

Sesampainya di rumah, korban sempat membuka durian.

Kemudian ketika hendal mengambil handphone-nya, korban justru tak mendapati HP-nya di tengah saku celana yang ia kenakan.

 Ia kemudian panik dan mencari di beberapa tempat seperti pada sepeda motornya hingga menelusuri jalan yang ia lalui sebelumnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved