Breaking News:

Berita Badung

Amankan Gereja Saat Natal, Kapolres Badung Turunkan 158 Personel, Akan Lakukan Rapid Antigen Acak

Untuk memastikan pengamanan perayaan Natal di Badung, Polres Badung mulai mengantisipasi adanya perayaan yang berlebihan.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH saat ditemui di Terminal Mengwi pada Jumat 24 Desember 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Untuk memastikan pengamanan perayaan Natal di Badung, Polres Badung mulai mengantisipasi adanya perayaan yang berlebihan.

Bahkan dalam Natal kali ini, Polres Badung khusus menurunkan sebanyak 158 personel untuk menjaga semua gereja yang ada di Gumi Keris, khususnya di wilayah hukum Polres Badung.

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH yang ditemui di Terminal Tipe A Mengwi Kabupaten Badung pada Jumat, 24 Desember 2021 membenarkan hal tersebut, pihaknya pun sudah melaksanakan apel jelang Natal dan tahun baru (nataru). 

Baca juga: Tanpa Perayaan Nataru di Bali, Pengusaha Pariwisata di Badung Sepakat, Tempat Keramaian Ditutup

“Jadi untuk pengamanan, kami sudah drop personel-personel dan melakukan sterilisasi di gereja-gereja, sebanyak 158 personel,” ujar Leo Dedy Defretes.

Selain menyiagakan personel di gereja-gereja yang ada di wilayah Hukum Polres Badung, pihaknya juga akan melakukan patroli, dengan mengecek kegiatan bersama unsur terkait.

“Jadi nanti sore hingga malam, kita mulai bergerak di beberapa lokasi, untuk memastikan keamanan umat beribadah. Selain itu memastikan wilayah hukum Polres Badung aman dan kondusif,” jelasnya

Baca juga: Dandim 1611/Badung: Hutan Mangrove ke Depan Akan Bangun Museum dan Tempat Persemaian Mangrove

Pihaknya juga mengakui dari beberapa gereja yang disambangi sebelumnya, ibadah yang dilaksanakan saat Natal kali ini tetap dilakukan dengan pembatasan jemaat yang sembahyang secara langsung.

Namun untuk sembahyang, banyak dilakukan secara online atau live streaming.

“Semuanya melakukan pembatasan saat bersembahyang. Bahkan dari beberapa Gembala yang kita temui, persembahyangan ke gereja memang dibatasi,” tegasnya sembari mengatakan untuk di wilayah kabupaten Badung ada sebanyak 40 gereja.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk pengamanan tidak hanya dilakukan pada hari ini saja, namun pada 25 Desember 2021 atau malam Natal juga tetap dilakukan pengamanan sesuai dengan SOP.  

Disinggung mengenai permintaan kapolda untuk melakukan Rapid Antigen secara random di terminal kedatangan di Terminal Mengwi, orang nomor satu di Polres Badung itu mengaku akan melakukan secepatnya.

Rapid yang dilaksanakan hanya bisa berlangsung pada pagi hari, mengingat kedatangan bus dari luar Bali hanya di pagi hari.

“Kedatangan kan dari pukul 03.00 wita sampai 07.00 wita. Jadi sekitar pukul itu kita akan lakukan rapid secara acak. Nanti kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini, atau bisa juga melibatkan unsur kesehatan dari Polres Badung,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved