Berita Bali

Hari Raya Tumpek Krulut Pemuliaan Gambelan

Sabtu 25 Desember 2021 merupakan hari raya Tumpek Krulut.Tumpek Krulut dirayakan setiap 210 hari

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Sejumlah anak berlatih gambelan di sanggar WYP Art Fondation, Denpasar, beberapa waktu lalu. Sabtu 25 Desember 2021 merupakan hari raya Tumpek Krulut.Tumpek Krulut dirayakan setiap 210 hari. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari Raya Tumpek Krulut Pemuliaan Gambelan.

Sabtu 25 Desember 2021 merupakan hari raya Tumpek Krulut.

Tumpek Krulut dirayakan setiap 210 hari atau enam bulan sekali tepatnya Saniscara (Sabtu) Kliwon Wuku Krulut. 

Menurut Dosen Bahasa Bali Universitas Udayana yang juga pegiat lontar, I Putu Eka Guna Yasa, kata krulut dalam Tumpek Krulut berasal dari kata lulut yang artinya kasih sayang.

Baca juga: Memaknai Tumpek Krulut: Gambelan, Kasih Sayang, hingga Pemujaan Kepada Bhatara Iswara

" Tumpek Krulut ini merupakan hari raya untuk pemujaan gambelan, atau lebih tepatnya memuja Bhatara Iswara," kata Guna.

Kasih sayang tersebut diwujudkan dalam bentuk keindahan suara gambelan. 

Namun, jika Tumpek Krulut ini dikaitkan dengan hari valentine-nya Bali, Guna kurang setuju. 

Walaupun generasi muda sekarang haus merayakan valentine, tapi menurut Guna, jangan sampai mengaitkan hari suci dengan valentine.

"Valentine ya tetap tanggal 14 Februari, jangan mengaitkan hari suci dengan valentine," imbuhnya.

Kalau untuk melakukan pemujaan kepada gamelan, tetap itu saja maknanya.

"Jangan sampai nanti merayakan Tumpek Krulut orang Bali malah nukar jaja iwel, seperti menukar coklat saat valentine," katanya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved