Berita Badung

Berani Jaga Bumi Bersama WNA Bersihkan Pantai Balangan & Pantai Dreamland

Berani Jaga Bumi terdiri dari beberapa relawan, mahasiswa, masyarakat sekitar dan warga negara asing (WNA) yang terpanggil untuk membersihkan pantai

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Andrian Amurwonegoro
Sejumlah pemuda yang tergabung dalam gerakan Berani Jaga Bumi membersihkan Pantai Balangan, Kuta Selatan, Badung, Bali dari kotoran - kotoran sampah yang berada di kawasan pesisir, pada Minggu 26 Desember 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sejumlah pemuda membersihkan Pantai Balangan dan Pantai Dreamland, Kuta Selatan, Badung, Bali dari kotoran - kotoran sampah yang berada di kawasan pesisir, pada Minggu 26 Desember 2021. 

Mereka tergabung dalam gerakan Berani Jaga Bumi terdiri dari beberapa relawan, mahasiswa, masyarakat sekitar dan warga negara asing (WNA) yang terpanggil untuk turun membersihkan pantai, aksi mereka juga didukung oleh Indofood.

Koordinator acara, Febby Alvian Permana (26) menuturkan, gerakan aksi bersih-bersih pantai ini dilatarbelakangi oleh peristiwa Tsunami yang beberapa tahun silam di Indonesia maupun negara asia lainnya yang dampaknya membawa kotoran-kotoran berupa sampah dari lait ke daratan.

"Kegiatan ini mengenang peristiwa Tsunami 15 tahun yang lalu di Indonesia, Thailand dan wilayah Asia lainnya, karena dampak bencana laut dan pantai selalu kotor, kami secara preventif ingin menggugah awareness generasi muda untuk peduli lingkungan jadi sebagai contoh mendorak bahwa generasi muda aktif peduli terhadap lingkungan alam," kata Febby dijumpai Tribun Bali di sela kegiatan.

Di samping itu, pada awal Desember 2021 telah terjadi hujan dan angin kencang di Wilayah Bali Selatan, akibat dari bencana tersebut beberapa desa di Nusa Penida dan wilayah Bali lainnya terjadi longsor, banjir bandang hingga belasan ternak babi bahkan sepeda motor hanyut terbawa arus ke laut.

Baca juga: VIRAL Sebuah Kios Masih Utuh di Tengah Kebakaran Hebat di Pasar, Pemiliknya Disebut Rajin Sedekah

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6–11 di Kota Denpasar Sudah Mencapai 84,57 Persen

Baca juga: Dibintangi Aktor Lee Dong Wook, Ini 6 Fakta Menarik dari Drama Korea Bad and Crazy

"Di beberapa pantai yang ada di wilayah Kuta Selatan, terjadi kiriman sampah dengan volume yang luar biasa mengotori beberapa pantai, antara lain Pantai Balangan dan Pantai Dreamland yang kami sasar untuk kegiatan bersih-bersih hari ini," ujar dia.

Tak hanya bersih-bersih pantai, pihaknya juga mengedukasi masyarakat lokal untuk pemilahan sampah. Puluhan karung sampah pun berhasil dikumpulkan.

"Edukasi mitigasi agar sampah tidak lagi mengotori laut dan sungai, sampah hingga menumpuk. Dua titik di Pantai Balangan pagi hingga siang hari dan Pantai Dreamland sore hari, kami juga pilah-pilah, jika sampah plastik nanti di daur ulang atau recycle menjadi sesuatu benda bermanfaat. Kalau kayu bisa dijadikan maggot," jelasnya.

Dengan pantai yang bersih dari sampah, diharapkan pula menarik wisatawan untuk datang ke Pantai Balangan maupun Dreamland dan memberikan dampak peningkatan ekonomi bagi masyarakat sert pedagang sekitar setelah sepi dihantam pandemi COVID-19. 

"Dari aksi ini tentunya bersangkutan dengan pariwisata, kalau pantai bersih wisatawan tertarik datang ke sini karena aksi kami juga berupa menghidupkan kembali ekonomi Pantai Balangan. Kedepannya ada beberapa pantai lain atau sungai yang kami bersihkan," ujar dia.

"Kami berharap kegiatan kecil ini dapat berdampak besar kepada lingkungan setempat. Upaya kami yang nothing bisa menjadi something untuk kelangsungan Pariwisata Bali pada umumnya dan membantu masyarakat sekitar bertanggung jawab terhadap lingkungannya," pungkas Febby. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved