Breaking News:

Berita Denpasar

Diupah Rp500 Ribu Ambil 38 Paket Sabu, Yudi Dituntut Enam Tahun Penjara

Yudi Purnomo (30) telah menjalani sidang tuntutan secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Shutterstock
Ilustrasi sabu - Yudi Purnomo (30) telah menjalani sidang tuntutan secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Yudi Purnomo (30) telah menjalani sidang tuntutan secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Terdakwa kelahiran Lumajang, Jawa Timur, 9 Nopember 1990 ini dituntut pidana penjara selama enam tahun, karena diduga terlibat peredaran sabu.

Yudi ditangkap usai mengambil puluhan paket sabu dengan imbalan Rp500 ribu. 

"Terdakwa Yudi dituntut pidana penjara selama enam tahun, dan denda Rp 1,5 miliar subsider satu tahun penjara," terang Pipit Prabhawanty saat dikonfirmasi, Senin, 27 Desember 2021.

Baca juga: Kejari Badung Musnahkan Barang Bukti Narkotik Senilai Rp 3,5 Miliar

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini mengatakan, oleh Jaksa penuntut Umum (JPU), kliennya dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah memiliki narkotik golongan I.

Perbuatan terdakwa Yudi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotik.

"Memanggapi tuntutan jaksa, kami mengajukan pembelaan secara tertulis," ucap Pipit Prabhawanty. 

Sementara itu, dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, awalnya terdakwa dihubungi oleh Dwi (DPO). Terdakwa diminta oleh Dwi mengambil paket sabu di sekitaran Jalan Imam Bonjol. 

Atas perintah Dwi, terdakwa pun bergegas ke alamat tersebut mengambil paket sabu. Berhasil mengambil paket, terdakwa kemudian pulang ke rumahnya di Jalan Tukad Jinah, Panjer, Denpasar. 

Baca juga: Kontrol Peredaran Narkotik dari Dalam Lapas, Joni Pikir-Pikir Diganjar 9 Tahun Penjara

Setiba di rumahnya, terdakwa kemudian membuka paket itu dan berisi 38 paket kecil sabu dengan berat keseluruhan 20,2 gram bruto. Puluhan paket sabu itu selanjutnya disimpan oleh terdakwa. 

Berselang beberapa hari, terdakwa pun didatangi petugas kepolisian dari Unit Sat Resnarkoba Polres Badung.

Petugas lalu menanyakan narkoba yang disimpan dan terdakwa menunjukan tempat penyimpanan. Saat digeledah, benar petugas kepolisian menemukan 38 paket sabu

Saat diinterogasi, terdakwa mengaku, pemilik puluhan paket sabu itu adalah milik Dwi. Terdakwa hanya bertugas mengambil dengan imbalan Rp500 ribu. (*)

Berita lainnya di Peredaran Narkotika di Bali
 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved