Breaking News:

Berita Denpasar

Dugaan Kasus Kekerasan Seksual di Unud, Polisi Minta Keterangan Seruni Bali

Dugaan kasus kekerasan di kampus Universitas Udayana mulai diusut pihak kepolisian Polresta Denpasar.

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Lembaga Bantuan Hukum Bali Woman Crisis Center (LBH BWCC) dan Seruni Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dugaan kasus kekerasan seksual di kampus Universitas Udayana mulai diusut pihak kepolisian Polresta Denpasar.

Bahkan pihak kepolisian, telah meminta keterangan sejumlah pihak agar bisa mengungkap kasus tersebut.

Salah satu yang dimintai keterangan yakni Ketua Komite Persiapan Serikat Perempuan Indonesia (Seruni) Bali, Ulfiya Amirah.

Alasannya, Seruni Bali menjadi salah satu pihak yang menyimpan data kasus kekerasan seksual tersebut.

Iptu I Ketut Sidia selaku Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar menyebut pihak Seruni Bali telah dimintai keterangannya.

Ini dilakukan untuk mengklarifikasi terkait mencuatnya data dalam kejadian itu, bahkan data tersebut sempat menjadi perbincangan di media.

"Kami panggil yang bersangkutan, (untuk) klarifikasi terkait yang ada di media sosial," ujar Iptu I Ketut Sidia, Senin 27 Desember 2021.

Baca juga: Didampingi LBH BWCC, Seruni Klarifikasi Data Kasus Kekerasan Seksual di UNUD ke Polresta Denpasar

Namun tak hanya Seruni Bali yang diketahui memiliki data, pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali juga menyimpan informasi tersebut.

Dari data tersebut, bahkan ada jumlah kasus kekerasan seksual.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved