Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Babak Baru Kasus Subang: Begini Isi WA Yoris ke Pengacara, Kini Gabung Kubu Yosef, Danu Ditinggal 

Kuasa hukum Danu itu menjelaskan alasan Yoris mencabut kuasa dari timnya dengan alasan sudah berembuk dengan keluarga.

Tayang:
Editor: Bambang Wiyono
Kolase TribunJabar.id
Yosef, Yoris dan Danu, saksi pembunuhan ibu dan anak di Subang. 

TRIBUN-BALI.COM, SUBANG - Publik dibuat terkejut dengan langkah Yoris Raja Amanullah yang memilih pisah dengan Muhammad Ramdanu alias Danu dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Yoris tiba-tiba bergabung dengan bapaknya, Yosef Hidayah untuk mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Di tengah menantikan diumumkan para tersangka, saksi-saksi dari pihak keluarga kembali terpecah.

Yoris memutuskan mencabut kuasanya dari tim pengacara yang sampai saat ini masih mendampingi Danu.

Yoris kini bergabung dengan sang ayah, Yosef.

Seperti diketahui, Danu didampingi tim kuasa hukum yang dipimpin Achmad Taufan.

Sementara Yosef didampingi tim kuasa hukum yang dipimpin Rohman Hidayat.

Karuan saja, langkah Yoris ini membuat publik, khususnya warganet yang mengikuti kasus Subang bertanya-tanya.

Pasalnya, selama ini antara Yoris dengan Yosef tidak harmonis.

Mereka saling curiga, siapa yang menjadi dalang pembunuhan terhadap Tuti dan Amalia.

Kini berbalik, timbul spekulasi yang menyebut timbulnya kecurigaan antara para saksi, khususnya Yoris dan Danu.

Apa alasan Yoris mencabut kuasa dan memutuskan bergabung dengan Yosef?

Menanggapi hal ini, kuasa hukum Danu yang sebelumnya mendampingi Yoris, buka suara.

Achmad Taufan menejelaskan, keputusan kliennya tersebut memang umum terjadi.

Ia menyebut perkara tersebut sejatinya masalah internal.

“Sebenarnya masalah terkait kuasa dan lain-lain ini adalah masalah internal dan sangat biasa, di mana klien kita mencabut kuasanya, pastinya harus ada dasar dan lain-lain,” ujar Achmad Taufan.

Kendati begitu, Taufan memaparkan, pihaknya telah bertanya terkait alasan kliennya mencabut kuasa.

Taufan menjelaskan, sejatinya perkara tersebut tak perlu ia sampaikan, namun karena banyaknya publik yang bertanya ia memutuskan untuk mengeksposnya ke publik.

Dia mengaku mengekspos perkara Yoris mencabut kuasa tersebut sembari memberikan klarifikasi.

Achmad Taufan, membeberkan kronologi dan alasan Yoris pindah kuasa tersebut.

Taufan menjelaskan, Yoris mencabut kuasa per tanggal 24 Desember 2021.

Beberapa hari sebelum tanggal tersebut, Yoris menghubungi dirinya namun saat itu dirinya baru menemui Kepala Desa Jalancagak yang juga merupakan paman Yoris.

Dari sana, Yoris mendapat usulan agar kuasa dipecah antara Yoris dan Danu.

Mengenai hal ini, Taufan mengaku dirinya sempat bertanya terkait alasan kliennya ingin memecah kuasa tersebut.

Untuk kepentingan apa hal tersebut dilakukan, sementara menurutnya ketiganya masih berstatus sebagai saksi.

Karena keputusan mendadak itu, Taufan juga bertanya tentang keyakinan Yoris dan keluarga terkait alasan kuasa dipecah.

Taufan bertanya apakah Yoris dan keluarga memecah kuasa atas dasar adanya kecurigaan terhadap Danu?

Jika benar, pihaknya sempat meminta agar Yoris dan keluarga terbuka adanya kecurigaan tersebut.

Namun, Taufan menjelaskan, Yoris memberikan jawaban dirinya dan keluarga meyakini Danu bukan sebagai pelaku.

“Jawaban Yoris secara meyakinkan bahwa tidak ada keraguan bahwa Danu bukan sebagai pelaku,” ujarnya.

Mendapati jawaban tersebut, Taufan mengaku, pihaknya masih heran atas keputusan Yoris yang ingin memisahkan kuasa.

Taufan mengaku, dirinya pun sempat memberikan pencerahan kepada Yoris agar mengurungkan niatnya tersebut.

Ia meminta sembari menantikan penetapan tersangka agar Yoris lebih banyak berdoa dan bermunajat agar Sang Maha Kuasa memberikan kemudahan kepada kepolisian untuk mengungkap kasus Subang tersebut.

Taufan menjelaskan, karena kliennya masih berstatus sebagai saksi, menurutnya belum perlu ada pemisahan kuasa tersebut.

Namun, keputusan pemisahan kuasa tersebut tetap dilakukan Yoris pada 24 Desember 2021 melalui pesan singkat.

Taufan mengatakan, Yoris menghubungi dirinya untuk mencabut kuasa bersama istrinya, Yanti Juabedah.

Kuasa hukum Danu itu menjelaskan alasan Yoris mencabut kuasa dari timnya dengan alasan sudah berembuk dengan keluarga.

Karena hal tersebut sudah menjadi keputusan klien, pihaknya bersikap profesional dan menaati kode etik untuk memenuhi keputusan kliennya mencabut kuasa tersebut.

Lebih lanjut, pihaknya mengaku tidak mempermasalahkannya.

Hanya saja, dirinya meminta secara tertulis Yoris memaparkan alasan mencabut kuasa tersebut.

Taufan pun menyinggung soal etika secara baik karena terkait hubungan hukum antara klien dan kuasa hukum.

Pihaknya juga meminta agar lebih baik Yoris bertemu dengannya guna menjaga silaturahmi. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Babak Baru Kasus Subang, Terungkap Alasan Yoris dan Danu Tak Lagi Satu Tim, Apakah Ada Kecurigaan?,

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved