Breaking News:

Berita Jembrana

Ciduk Anak Punk di Pelabuhan Gilimanuk, Ajat: Kami Belikan Mereka Makanan, Mereka Tidak Ada Uang

ada delapan anak berdandan punk atau punker yang memaksa menumpang truk, diketahui oleh petugas jaga TNI AL dan Angkatan Darat di Pelabuhan Gilimanuk

Istimewa
Petugas beri nasihat kepada delapan anak punk yang terciduk saat memasuki Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa 28 Desember 2021 - Ciduk Anak Punk di Pelabuhan Gilimanuk, Ajat: Kami Belikan Mereka Makanan, Mereka Tidak Ada Uang 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Ketatnya pengamanan masuk dan keluar Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, ternyata tidak menyurutkan niat delapan remaja berdandan ala punk untuk coba mengakalinya.

Namun, aksi delapan remaja tanpa identitas ini diketahui oleh petugas jaga TNI AL (Angkatan Laut) dan Angkatan Darat (AD) di Pelabuhan Gilimanuk.

Mereka pun dikembalikan ke Pulau Jawa dengan Kapal Motor Penyeberangan (KMP).

Komandan Pos Angkatan laut (Danposal) Gilimanuk, Kapten Laut (P) Ajat Sudrajat mengatakan, pihaknya dengan rekan aparat lainnya memang bertugas untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh baik terhadap barang, orang maupun kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk.

Baca juga: Jelang Libur Akhir Tahun, Kabasarnas Bali Pantau Arus Kendaraan di Posko di Pelabuhan Gilimanuk

Petugas kemudian mendapat informasi bahwa ada delapan anak berdandan punk atau punker yang memaksa menumpang truk.

Sopir truk tidak dapat berbuat apa-apa atas pemaksaan para anak jalanan itu.

Akhirnya, para petugas yang mendapatkan informasi tersebut bergerak, dan mereka pun mencegat para punker itu, memaksanya turun dari truk ketika masuk Pelabuhan Gilimanuk.

“Jadi informasi yang kami terima, ada sejumlah anak jalanan berdandan punk memaksa menumpang truk. Sopir tidak dapat berbuat apa-apa. Dari situ akhirnya kami lakukan pemeriksaan setiap truk dengan memeriksa bak truk dan kemudian mendapati delapan anak ini bersembunyi,” ucap Ajat Sudrajat, Rabu 29 Desember 2021.

Ajat mengaku, yang membuat pihaknya dan aparat lain prihatin ialah selain menumpang dan mencoba menyusup, para anak punk itu ternyata belum makan.

Dan ketika diperiksa lebih lanjut, mereka juga tidak membawa uang dan kartu identitas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved