Breaking News:

Berita Denpasar

Dua Wisatawan Asal Jakarta Kecelakaan di Jalan Imam Bonjol Denpasar, Korban Sempat Pingsan

Muda mudi ini rencananya hendak berwisata ke Desa Penglipuran, Bangli, namun setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) pengendara hilang kendali dan

Dok. PMI Denpasar
A (22) dan R (23) dibantu oleh petugas PMI Denpasar usai mengalami laka lantas di Jalan Imam Bonjol traffic light Gunung Karang, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, pada Kamis, 30 Desember 2021 siang. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wisatawan asal Jakarta pria berinisial A (22) dan perempuan R (23) mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Imam Bonjol traffic light Gunung Karang, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, pada Kamis, 30 Desember 2021 siang.

Muda mudi ini rencananya hendak berwisata ke Desa Penglipuran, Bangli, namun setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) pengendara hilang kendali dan diduga melanggar lampu merah.

Kedua korban yang berboncengan ini kemudian ditangani oleh petugas medis Palang Merah Indonesia (PMI) Denpasar yang mengarah ke lokasi setelah menerima laporan warga.

"Penanganan korban lakalantas tunggal di Jalan Imam Bonjol, kejadian pastinya kurang tahu, tapi menurut warga di sana katanya menerobos lampu merah.

Baca juga: Pengelolaan Akademik PT Tercermin dari Nilai Akreditasi,LLDIKTI Wilayah VIII Apresiasi UNHI Denpasar

Katanya asal Jakarta, mereka mau ke Penglipuran Bangli," kata petugas medis PMI Denpasar, Angga Putra kepada Tribun Bali.

Ia menyampaikan, korban pria A, sempat mengalami pingsan di TKP dan linglung serta luka-luka, sementara korban perempuan R mengalami luka-luka di bagian tubuhnya.

"Korban A mengeluh pusing, linglung, sempat pingsan di TKP, lecet pada pipi kiri, lecet pada siku kiri dan punggung kaki kiri, kami berikan oksigen," kata dia

"Untuk korban R mengalami nyeri pada pada siku kiri, lecet pada siku kiri, lutut kiri," imbuh dia.

Petugas medis PMI Denpasar langsung melakukan pemeriksaan fisik dan pembersihan luka.

Lantaran luka yang tidak terlalu parah, korban hanya perlu mendapatkan di TKP.

"Tindakan kami melakukan pemeriksaan fisik, pembersihan luka, pemberian oksigen dan korban ditangani di TKP," ujar Angga. (*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved