Berita Bali

Kumpulkan Stakeholder Pemilu se-Bali, Pemprov Harap Tahun Depan Mulai Persiapan Pemilu Serentak 2024

Sekretaris Daerah Bali, Dewa Made Indra mengatakan bahwa pihaknya sengaja menggelar persiapan tahapan Pemilu lebih awal

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Pemprov Bali
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pemilu Serentak 2024 masih berlangsung sekitar dua tahun lagi.

Tetapi, hal ini tidak membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali berleha-leha dalam menyiapkannya.

Untuk itu, Pemprov Bali menggelar rapat koordinasi (Rakor) persiapan Pemilu Serentak 2024.

Rapat yang berlangsung secara tertutup ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra bersama KPU dan Bawaslu Provinsi Bali yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu 29 Desember 2021 kemarin.

Baca juga: Gelar Pendidikan Politik, Gerindra Badung Ditarget Rebut 12 Kursi DPRD pada Pemilu 2024

Selain dihadiri oleh para penyelenggara pemilu se-Bali, rapat tersebut juga dihadiri oleh beberapa kepala daerah seperti  Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra. Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, dan perwakilan bupati/walikota se-Bali serta jajaran TNI/Polri.

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Bali, Dewa Made Indra mengatakan bahwa pihaknya sengaja menggelar persiapan tahapan Pemilu lebih awal.

Mengingat, pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 kali ini juga akan dirangkai dengan Pilkada baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Untuk itu, pihaknya berharap stakeholder terkait sudah mulai melaksanakan tahapan-tahapan awal pemilu di tahun 2022 esok.

“Tahapan -tahapan pemilu sudah dikerjakan mulai sekarang,” paparnya

Dia juga berharap agar pendanaan pemilu tahun 2024 nanti efektif efisien, akuntabel dan juga memperhatikan kondisi fiskal di masing-masing daerah.

Di sisi lain, Plt Kepala Kesbangpol Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi saat dikonfirmasi, Kamis 30 Desember 2021 mengatakan bahwa rakor tersebut sengaja digelar sebagai tahapan awal pelaksanaan pemilu 2024.

Salah satunya dengan menjalin koordinasi yang baik antara pelaksana pemilu maupun di bidang keamanan.

"Kami memilih akhir tahun melakukan rakor persiapan sehingga diharapkan awal tahun 2022 sudah bisa dilaksanakan kegiatan tahapan agenda pemilu. Seperti FGD, pendidikan politik, hingga program desa atau kelurahan peduli pemilu dalam dilaksanakan lebih awal," ungkapnya.

Diharapkan dengan berbagai kegiatan itu mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya sesuai dengan hati nuraninya untuk mewujudkan Bali era baru.

Baca juga: DPW NasDem Bali Targetkan Buleleng Dapat 9 Kursi Dewan Saat Pemilu 2024

Khususnya bagi pemilih pemula yang baru berumur 17 tahun.

"Dua tahun persiapan pemilu waktu yang sangat singkat," imbuh Rai Dharmadi. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved