Breaking News:

Berita Badung

Pendapatan Badung Kembali Tak Mencapai Target, Bapenda Sebut Akhir Tahun Ada Tren Peningkatan

total pertumbuhan pajak hingga 28 Desember 2021 mencapai Rp 1.274.624.910.940. Hanya saja target pajak 2021 yang ditetapkan Rp 1.551.126.372.370

TRIBUN BALI/I KOMANG AGUS ARYANTA
Kepala Bapenda dan Pasedahan Agung Badung, I Made Sutama 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Tiga bulan terakhir pendapatan kabupaten Badung mulai ada tren peningkatan.

Meski demikian secara keseluruhan pendapatan Badung tetap tidak sesuai dengan target yang ditetapkan.

Hal itu pun, tidak dipungkiri pemerintah setempat. Bahkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pesedahan Kabupaten Badung mengakui peningkatan yang terjadi cukup mendongkrak keuangan Gumi Keris yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Kepala Bapenda dan Pesedahan Kabupaten Badung, I Made Sutama saat dikonfirmasi Kamis 30 Desember 2021 tak menampik perihal tersebut.

Baca juga: Tikam Istri hingga Tewas di Badung, Made Maranada Minta Keringanan Setelah Dituntut 8 Tahun Penjara

Pihaknya mengaku dari segi realisasi pendapatan Badung belum mencapai target.

"Iya dari segi realisasi dan target memang pendapatan belum bisa sesuai target yang ditetapkan," ungkap Sutama.

Menurutnya, total pertumbuhan pajak hingga 28 Desember 2021 mencapai Rp 1.274.624.910.940. Hanya saja target pajak 2021 yang ditetapkan Rp 1.551.126.372.370 memang belum tercapai.

"Jadi totalnya yang tidak terealisasi sekitar 275 Miliar lebih," ucapnya

Kendati demikian, pertumbuhan pendapatan di 2021 khususnya diakhir tahun terjadi pada sektor Bea Perolehan atas Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Hotel dan Restoran.

"Peningkatan pajak terjadi tiga bulan terkahir sejak Oktober, November dan Desember. Sektor pendorong pertumbuhan adalah PHR dan Hiburan, BPHTB serta PBB yang jatuh tempo," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved