Breaking News:

Berita Bangli

Pembangunan Pasar, Revitalisasi Penelokan, Hingga Pembangunan GOR Jadi Prioritas Bangli Tahun 2022

Sejumlah pembangunan besar masih mewarnai sebagian besar kegiatan Pemkab Bangli di tahun 2022. Bahkan dikatakan perencanaan dan pembangunan di tahun

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Pasar Singamandawa Kintamani, Bangli, Bali, Jumat 31 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejumlah pembangunan besar masih mewarnai sebagian besar kegiatan Pemkab Bangli di tahun 2022.

Bahkan dikatakan perencanaan dan pembangunan di tahun 2022 lebih besar daripada tahun 2021.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Jumat 31 Desember 2021.

Dikatakan dia, beberapa kegiatan pembangunan yang menjadi prioritas tahun 2022 adalah pembangunan pasar.

Misalnya tahap awal pembangunan Pasar Singamandawa, Kintamani. 

Baca juga: Permohonan Pembuatan SKCK di Polres Bangli Naik hingga 400 Persen

"Tahun ini pembangunan pasar darurat Singamandawa sudah selesai, dan per Januari pedagang akan pindah. Jadi pasar yang lama ini akan kita bongkar, diawali semua ruko-ruko kita bangun," ucapnya.

Untuk pembangunan tahap awal Pasar Singamandawa, anggaran yang disiapkan sebesar Rp7,8 miliar lebih. Selain itu juga pembangunan Pasar Kayuambua, Susut dengan anggaran sebesar Rp4,8 miliar.

"Pasar Terminal Loka Crana juga akan diintegrasikan menjadi Mall Pelayanan Publik. Di sana nyampur OPD-OPD yang berkaitan dengan pelayanan. Termasuk instansi kepolisian, mungkin juga disana nanti. Barulah pasar itu akan lebih ramai. Kalau sekarang kan kasihan yang jualan disitu," ujarnya.

Baca juga: Bangli Bangun Sirkuit Drag Race, Berlokasi di Desa Landih Seluas Dua Hektare

Perbaikan juga menyasar gedung sisi timur dan Utara yang berlokasi di Kelurahan Kubu. Yang rencananya dijadikan pusat pemerintahan (Puspem). Disamping itu juga penataan objek wisata Penelokan, hingga pembangunan sirkuit drag race.

Selain itu, pada tahun ini pihaknya sedang dalam proses pengadaan lahan untuk pembangunan Gedung Olah Raga (GOR).

Luas lahan yang dibutuhkan mencapai 5 hektare.

"Itu (GOR) akan menjawab sarana kebutuhan olahraga anak-anak kita kedepan, dalam satu kompleks. Sepak bola ada, renang ada, atletiknya lengkap, taekwondo, hingga panjat tebing. Walaupun tidak mewakili semua cabang olahraga, tapi cukup banyak yang bisa kita fasilitasi," ungkapnya.

Mengenai di mana lokasinya, Sedana Arta mengatakan saat ini masih proses mencari lahan yang cocok. Namun ia menegaskan lokasi GOR berada di wilayah kota. (*)

Berita lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved